Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Arab Saudi Target  $32 Miliar Untuk Obligasi 2019

Arab Saudi Target  $32 Miliar Untuk Obligasi 2019

696
0

Arab Saudi punya maksud untuk menerbitkan seputar 120 miliar riyal $32 miliar obligasi tahun kedepan untuk menolong membiayai defisit, dengan gagasan untuk masuk pasar internasional semester pertama, Menteri Keuangan Mohammed Al-Jadaan menjelaskan.

 

Kerajaan tengah memperhitungkan obligasi internasional dalam dolar serta mata uang yang lain, Al-Jadaan menjelaskan pada Bloomberg TV di Riyadh di hari Rabu.

 

Waktu yang pas dari penerbitan akan bergantung pada keadaan pasar. Menteri tidak memecah keseluruhan utang lokal serta internasional.

 

Kami saat ini mempunyai akses ke jaringan investor yang lebih luas di AS, yang disebut pasar penting, tapi ikut di Eropa serta Asia, kata Al-Jadaan. Jadi kami berkembang serta kami peluang akan pergi ke pasar internasional awal tahun kedepan.

 

Exportir minyak mentah paling besar dunia di hari Selasa melaunching anggarannya untuk 2019, dengan harapan untuk defisit 131 miliar riyal, atau 4,2 % dari produk domestik bruto.

 

Arab Saudi keluarkan obligasi internasional untuk kali pertamanya pada tahun 2016 menjadi sisi dari perbaikan ekonomi Putra Mahkota Mohammad bin Salman untuk menyiapkan kerajaan buat kehidupan sesudah minyak.

 

Al-Jadaan menjelaskan pembunuhan kolumnis Washington Post, Jamal Khashoggi oleh agen Saudi di konsulat kerajaan di Istanbul pada Oktober, yang menyebabkan hujatan global, tidak memengaruhi investasi asing.

 

Beberapa eksekutif perusahaan terpenting menarik diri dari pertemuan usaha penting sesudah pembunuhan itu, serta beberapa menjelaskan mereka memperhitungkan kembali gagasan mereka.

 

Saya belumlah lihat investasi asing atau investasi lokal beralih, demikian sebaliknya, tuturnya, sambil memberikan jika inklusi kerajaan dalam indeks pasar negara berkembang MSCI tahun kedepan akan menolong menarik saluran pasif dari institusi.

 

Aturan itu termasuk juga dorongan 7% untuk berbelanja serta perpanjang pembayaran tunjangan tambahan untuk pegawai pemerintah sejumlah miliaran dolar untuk setahun kembali.

 

Ini memproyeksikan penghasilan dari 975 miliar riyal tahun kedepan, dengan 662 miliar riyal datang dari minyak. Prediksi penghasilan mengagetkan beberapa analis yang menjelaskan itu didasarkan di harga minyak yang relatif tinggi saat harga minyak mentah jatuh.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses