Inflasi zone euro naik sama seperti yang awalannya diharapkankan di bulan September, data akhirnya Eurostat tersingkap. Inflasi naik jadi 3,4 % pada September dari 3,0 % pada Agustus.
Pada masa yang serupa tahun kemarin, harga turun 0,3%. Harga itu sesuai prediksi awalan yang diedarkan pada 1 Oktober.
Ini ialah tingkat paling tinggi dari sejak September 2008. Inflasi pokok, yang tidak terhitung energi, makanan, alkohol dan tembakau, naik jadi 1,9 %, sama seperti yang diprediksi sebelumnya, dari 1,6 % pada bulan yang sebelumnya.
Dalam rasio bulanan, index harga customer yang disamakan naik 0,5 %, searah dengan prediksi yang sebelumnya. Inflasi tahunan mayoritas didorong oleh peningkatan tajam harga energi sejumlah 17,6 %.
Antara elemen yang lain, harga makanan, alkohol dan tembakau naik 2,0% dan harga barang industri non-energi naik 2,1%. Harga untuk service naik 1,7 %.
Secara tehnis, harga bergerak sideways dalam periode pendek coba kumpulkan semakin banyak energi bullish saat sebelum melonjak semakin tinggi.
Secara prospect ini hari masih tetap ada peluang untuk cari kesempatan membeli meskipun dalam jangka saat yang lebih panjang perlu verifikasi lebih jauh untuk EUR/USD untuk mengganti trend umum jadi bullish.
Pada diagram harian, EUR/USD masih pada awal membuat aliran naik, dan memerlukan semakin banyak momen.
Supaya trend umum beralih menjadi bullish, pasangan harus tembus resistance psikis 1.2000. Bila tidak, trend bearish yang semakin kuat tetap ada.
Pasangan ini masih konstan di dekat tingkat paling rendah dalam 4 tahun.
Bergerak dalam bawah dukungan 1,1600 memberi kesempatan bear untuk bergerak kuat kembali, dan tingkat dukungan paling dekat sekarang ini ialah 1.1587 dan 1.1525.
Pada segi positifnya bila ini hari naik, karena itu EUR/USD akan memiliki kesempatan untuk berkunjung kembali tingkat 1.1650 dan tingkat resistance psikis 1.1700.






