
NZD/USD selama 2 hari yaitu kamis dan jum’at pekan lalu benar-benar membuat pergerakan yang sangat besar, dari mulai harga 0.7148 sampai dengan 0.6959. dalam 2 hari saja hampir 200 pips penurunan yang terjadi pada NZD/USD. Kemungkinan besar ini adalah efek dari High Impact News yang di rilis pada hari kamis dan jum’at kemarin.
Harga sekarang terlihat masih berada di level 0.6959 dan bermain-main diatas area demand D1. Kita akan menghapus keinginan untuk sell disini, karena memang harga sudah sangat dekat dengan area demand. Tidak bijak rasanya jika kita tetap memaksakan diri untuk sell ditempat harga yang dulunya pernah dijadikan area buy yang mengantarkan NZD/USD pada kenaikan lebih dari 600 pips.
Mari kita lihat Chart H1 untuk menentukan area demand di lower timeframe yang kira-kira bisa kita jadikan tempat untuk buy. Karena plan hari ini, kita akan berpihak pada “bull”.

Sebenarnya ada beberapa area supply yang saya tandai di gambar, yaitu :
- Area supply 0.7012 s/d 0.7034
- Area supply 0.7044 s/d 0.7056
Kedua area ini tidak akan kita ambil, hanya sebagai referensi short term trading, atau set BEP +.
Bisa kita lihat area demand yang terlihat baru ada 1 dan area tersebut muncul setelah GAP yang terjadi pagi tadi. Ini menunjukkan bahwa area demand tersebut VALID. Jadi kita akan menganalisa area demand 0.6951 s/d 0.6930 sebagai base kita untuk buy.
Area demand tersebut akan menjadi titik krusial malam ini karena merupakan respon dari GAP yang berlangsung. Singkatnya, pada pagi tadi banyak orang yang berbondong-bondong untuk tetap sell meskipun harga sudah turun jauh, dan harga sudah berada di dekat demand area. Kemudian harga naik akibat buyer yang mempertahankan area tersebut. Skenario yang mungkin terjadi kemudian adalah :
- Harga akan terpantul dari demand 0.6951, jika kasus ini bisa terjadi kita akan sell dengan stop loss dibawah harga 0.6930 dan minimal set BEP + diarea supply pertama yang terlihat yaitu 0.7012.
- Skenario kedua adalah harga akan breakout area demand kecil tersebut untuk mencari area demand baru dibawahnya. Untuk skenario ini kita hanya akan “wait and see” kare risk nya terlalu besar. Dan kemungkinan harga naik juga tidak terjadi pada hari ini jika area demand tersebut dapat di breakout.






