
Ada yang unik pada pair NZD/USD, bisa kita lihat bahwa pagi ini pada saat sesi asia dibuka, NZD/USD langsung memberikan GAP yang mengarah pada Demand D1, Demand H1, dan juga Demand terbaru di H1, kesempatan “Trade Setup” seperti ini sangat sulit untuk kita dapatkan untuk beberapa bulan.
Jadi untuk hari ini analisa kita akan befokus pada Buy @Demand, jika setup kita nanti berhasil maka target terdekat yang akan di tuju adalah level Resistance 0.7206 dan kemudian level Resistance 0.7434.
Mari kita lihat Chart H1 untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi pada hari jum’at lalu (06 Okt)

Bisa kita lihat bahwa Candle Bear Panjang pada Chart H1 diatas merupakan efek dari berita NFP (Non Farm Payrolls) yang dirilis pada jum’at malam (WIB).
Seakan-akan efek yang terjadi adalah harga akan lanjut turun drastis dengan kekuatan penuh, namun yang terjadi selanjutnya adalah harga naik kembali dengan cepat dan membentuk Candle Bull Engulfing. Yang menunjukkan bahwa pihak Buyer kembali dalam permainan, dan seller yang tergesa-gesa sudah terjebak.
Kemudian yang terjadi selanjutnya adalah harga di buka pada awal sesi asia tadi pagi, dan membuat GAP kebawah sampai membuat Low baru, namun juga terlihat perlawanan dari Buyer di area dibawah Support terakhir.
Dan bisa kita lihat harga kembali naik meskipun bergerak dengan sangat pelan, kemungkinan memang masih sesi asia jadi transaksi masih sepi, kemungkinan harga akan naik dengan cepat adalah pada sesi London siang nanti, dan sesi New York pada malam nanti.
Karena hari ini kita akan menargetkan order buy, maka kita harus memposisikan order kita di level yang sebaik mungkin, sebagai contoh kita ambil area yang saya tandai kuning, yaitu pada level harga 0.7065 s/d 0.7058, kita bisa entri di level tersebut dengan stop loss dibawah harga 0.7058.
Kemungkinan setup ini terjadi sangat besar, karena bisa kita lihat logika dari chart tersebut, jika terjadi GAP pada area Demand dan kita masih memaksa untuk Sell apa yang terjadi? Padahal Demand adalah tempat para buyer besar, selain itu dimana target profit kita jika memaksa sell di area Demand?. Sebelum eksekusi order apapun seharusnya kita tetap memikirkan “Logika” yang sedang terjadi di pasar.






