
GBP/USD pada sesi perdagangan Jum’at akhir pekan lalu (16/03) hanya mengalami sedikit kenaikan, dan seperti candle doji yang ditutup pada sekitar harga 1.3932. kemudian, bisa kita ketahui bahwa saat ini harga sedang ingin retest kembali ke level supply 1.3962 s/d 1.4066. Jadi, kemungkinan besar harga hari ini akan mengalami penurunan lebih lanjut, mengingat GBP/USD saat ini berada di level supply daily 1.3962 s/d 1.4066.
Namun, bagaimanapun juga kita tetap harus berhat-hati dengan tetap memperhatikan bull power yang bisa membuat Higher High / Higher Low. Jika trend memang belum mengalami pelemahan, dan belum menandakan penurunan lebih lanjut, kita tidak bisa entri dengan gegabah.
Secara fundamental, memang USD sedikit mengalami penguatan selama akhir pekan lalu akibat dari laporan tenaga kerja AS yang membaik. Sehingga, USD sempat menekan seluruh rival mata uang utama dunia.
Namun, secara teknikal mengatakan bahwa GBP/USD sedang berada di level supply daily, sehingga kemungkinan harga turun menjadi lebih besar. Apalagi, ada sekitar 2 area supply di level 1.3962 dan 1.4095, yang saling berjejer dengan rapi, sehingga sepertinya untuk menembus level tersebut akan lebih sulit, dan kesempatan harga turun lebih besar.
Untuk melanjutkan analisa, mari kita lihat Chart H1.

Dari gambar diatas, bisa kita lihat bahwa saat ini harga sedang berada di level 1.3940, dan terlihat sedang mengalami kenaikan yang cukup besar. Kenaikan tersebut mungkin saja akan menembus level supply 1.3945, atau bahkan bisa menembus level supply 1.3957 s/d 1.3980. namun, perlu diperhatikan bahwa setelah breakout level trendline seperti yang terjadi saat ini, harga akan mengalami retest, dan mungkin saja retest tersebut bisa kita manfaatkan. Jadi, yang harus kita lakukan saat ini adalah menunggu harga di area yang ditandai, dan melihat price action dilevel tersebut.
Jika harga melakukan retest, kemungkinan besar kita bisa mengambil kesempatan untuk entri sell dari level tersebut, namun jika tidak ada penolakan, mungkin saja harga akan shoot lebih jauh lagi.






