
GBP/USD pada sesi perdagangan kemarin (01/03) pun juga mengalami skenario fakeout. Harga bisa mencapai sekitar level low 1.3690, namun ditutup di level 1.3774. sehinga menghasilkan candle signal bull reversal.
Kemudian, hari ini kita juga bisa melihat bahwa pihak bullish masih mulai melakukan akumulasi beli dari level penutupan 1.3774, sehingga bisa kita lihat bahwa GBP/USD mungkin saja mengalami kenaikan lebih jauh lagi. Target yang akan dicapai adalah level supply 1.3962 s/d 1.4066, dan target kedua di level 1.4095 s/d 1.4145.
Meskipun hari ini dan pekan depan kita akan memihak bullish, namun kita harus tetap memperhatikan kekuatan bearish yang terjadi, dengan menempatkan stop loss yang ketat.
Secara fundamental sendiri juga mengatakan bahwa rival GBP yaitu USD sedang mengalami gejolak dimana kepercayaan investor mulai memudar akibat pernyataan Donald Trump, Presiden AS pada rabu malam. Kenaikan bea cukai masuk yang diterapkan oleh presiden trump kepada pihak asing mampu memukul mundur kenaikan USD pada saat ini. Padahal USD baru saja menapaki hasil kenaikan yang cukup lumayan akibat dari fokus reformasi fiskal yang sedang terjadi.
Secara teknikal pun juga sejalan, dengan munculnya skenario fakeout / breakout palsu, bisa kita lihat bahwa GBP/USD benar-benar akan rebound menuju level supply . Jadi, pihak yang akan kita ikuti akhir pekan ini, dan pada pekan depan adalah Bullish. Untuk itu, mari kita lihat price action yang tercantum di timeframe H1, untuk mendapatkan entri yang benar-benar maksimal.

Dari gambar diatas, bisa kita lihat bahwa skenario Fakeout dari level support sekitar 1.3750 benar-benar terjadi. kemudian harga membuat area demand 1.3753 s/d 1.3705 yang cukup kuat. Retest pun sudah terjadi, jadi jika kita ingin melakukan entri buy dapat dilakukan saat resistance terakhir di level 1.3795 dibreakout harga, dan stop loss di level 1.3712. untuk take profit minimal berada di level 1.4069 atau lebih jauh lagi kepada area supply daily.






