
EUR/USD hari jum’at pekan lalu (20 Okt) juga mengalami penurunan yang tajam, dari level 1.1851 s/d 1.1780, harga terlihat sangat antusias bergerak dari level supply daily 1.1829 s/d 1.1881. kemudian dibuka pada sesi Asia pagi ini dengan sedikit GAP kearah area demand langsung. Ini menunjukkan banyak yang sell pada waktu area demand daily yang kuat jelas-jelas terlihat.
Dari analisa singkat diatas kita bisa tau bahwa hari ini kita akan BUY, kenapa? Orang yang berbondong-bondong pagi tadi, tidak mengerti bahwa risk yang mereka ambil sangat besar, dengan sell tepat diharga yang baru masuk demand daily.
Jadi hari ini mari kita lihat Chart H1 untuk menentukan area demand mana sajakah yang akan kita ambil sebagai base untuk order buy kita.

Bisa kita lihat ada 2 area Demand yang akan kita jadikan base untuk buy yaitu :
- Area 1 : demand level 1.1753 s/d 1.1728, area ini akan kita ambil jika area tersebut tetap bertahan sampai pasar New York berlangsung. Karena sesi-sesi selain pasar New York biasanya sulit diprediksi. Jika area demand ini bertahan dan muncul reversal candle, kita bisa entri dengan stop loss dibawah level 1.1728 dan take profit pertama di area supply 1.1843, take profit utama ada di area supply Daily (silahkan lihat chart daily untuk menentukannya).
- Area 2 : demand level 1.1714 s/d 1.1669, area ini merupakan area awal perjalanan trend naik 2 pekan lalu, dimana harga EUR/USD sempat naik lebih dari 200 pips dalam sepekan. Kemungkinan besar area ini akan di retest harga pada saat sesi New York dan membentuk skenario Fake Out pada area demand 1. Biasanya area supply / demand yang bertumpuk seperti ini digunakan untuk menciptakan efek bingung untuk para trader. Kelihatan area pertama breakout, namun harga baru memasuki area 2 dan langsung melejit. Skenario ini juga sering disebut dengan stop hunting. Jika area ini bertahan, dan terlihat ada reversal candle, kita bisa entri buy dengan stop loss dibawah level 1.1669 dan take profit minimal di level supply 1.1843.






