
EUR/USD pada sesi perdagangan kemarin (09/01), seperti yang kita prediksikan mengalami penurunan yang sangat drastis. Dibuka pada harga 1.2026 dan ditutup pada level 1.1964, mengalami penurunan hingga 62 pips. Penurunan pun terus berlanjut tanpa retracement yang nyata, sehingga dipastikan trend sudah berganti ke arah trend turun.
Jika kita lihat penurunan dari sesi Asia Pasifik hingga Sesi Eropa terlihat tidak ada perlawanan dari para buyer. Bisa diambil kesimpulan bahwa harga nantinya minimal akan sampai pada level demand 1.1871 ataupun demand dibawahnya 1.1767, atau bahkan dapat menembus keduanya.
Jika kita melirik kepada sisi fundamentalnya, USD saat ini memang sangat terdorong dengan keyakinan Reformasi Fiskal AS yang akan memiliki dampak positif kepada pertumbuhan ekonomi AS. Didukung dengan sisi teknikal yang tercermin bahwa EUR/USD sudah berada di area supply major, atau titik tertinggi 3 tahun terakhir.
Jadi, kesempatan Trend untuk berbalik arah menjadi sangat besar, dan dapat kita ambil sebagai kesempatan trade yang super maksimal. Jika kita sudah memiliki Sell order dari awal pembalikan, tentu saja kita hanya harus memaksimalkannya dengan order-order baru (Averaging Up) dengan Lot yang lebih kecil, sehingga trade yang kita lakukan lebih maksimal.
Namun, jika sekiranya kita belum memiliki order, kita bisa menunggu pullback untuk ikut dalam trend turun kali ini, karena pergerakan saat ini masih merupakan fase awal sebuah trend. Untuk lebih jelasnya mari kita lihat Chart H1, sehingga kita bisa melihat dimana saja kira-kira pullback akan terjadi.

Dari gambar diatas, bisa kita lihat bahwa harga saat ini sudah bergerak lumayan jauh dari level supply major. Namun ada beberapa level supply / pullback yang masih FRESH dan dapat kita manfaatkan sebagai level entri. Misalnya adalah level supply 1.1961 s/d 1.1982 dan 1.2026 s/d 1.2052. jika harga kemudian bisa pullback ke sekitar area tersebut, kita bisa menganalisa dan melakukan entri jika muncul reversal candle di daerah supply tersebut.






