
EUR/USD pada sesi perdagangan kemarin (07 / 02) kembali mengalami penurunan yang relatif tajam, dibuka pada level 1.2377 dan ditutup pada level 1.2262. Tentu saja penurunan ini terjadi secara masif dan mungkin akan dilanjutkan dengan penurunan berikutnya. penurunan sebesar lebih dari 100 poin kemarin tentu menegaskan bahwa Trend Turun sedang terbentuk.
Namun, saat ini harga sedang berada di area demand 1.2245 s/d 1.2145, sehingga retracement / pullback sementara dapat terjadi. Selain itu, candle bear kemarin menunjukkan kekuatan yang kokoh, dengan pembentukan candle bear sempurna tanpa memiliki shadow low yang panjang, sehingga perlawanan dari buyer belum muncul sama sekali.
Pada sesi perdagangan hari ini, EUR/USD kembali mengalami sedikit kenaikan, namun tetap masih dibawah level Fibo Retracement 23.6, sehingga jika nanti muncul candle bearish yang kuat dan bisa menembus support terakhir, entri sell menjadi pilihan yang sangat bagus.
Sedangkan secara fundamental, dapat diketahui bahwa harga komoditas terutama minyak mentah sedang mengalami penurunan sehingga tentu saja USD menjadi lebih kuat dibandingkan beberapa rival peng-ekspor minyak. Korelasi ini sering sekali terjadi, dimana harga minyak mentah yang mengalami penurunan justru membuat USD semakin kokoh, dan rival lainnya akan tergelincir.
Karena candle sebelumnya menunjukkan kekuatan sell yang masih masif, hari ini kita akan mencoba untuk mencari kesempatan sell pada timeframe H1.

Dari gambar diatas, dapat kita lihat bahwa retracement yang terjadi masih hanya sebatas dibawah level 23.6 sehingga kemungkinan harga mengalami penurunan kembali masih lumayan tinggi. Jika nanti muncul candle bear yang breakout level 1.2245, kita bisa entri sell dengan stop loss di level Fibo 23.6, dan take profit minimal RRR 1:2.
Namun, jika harga kemudian bisa lebih naik diatas level fibo 23.6 ataupun sampai pada level 50.0, tentu saja opsi sell menjadi kurang relevan.






