
EUR/USD pada akhir tahun 2017 menghasilkan candle bull yang sangat drastis, dibuka pada level 1.1941 dan ditutup pada level 1.2001. Kemudian hari ini, mengawali tahun baru 2018 EUR/USD dibuka dengan GAP UP langsung menusuk area supply level 1.2024 s/d 1.2091, kemungkinan hari ini area supply 1.2024 tidak akan bisa bertahan dan akan ditembus oleh harga.
USD untuk tahun ini memang membukukan penurunan yang terburuk dalam kurun waktu setahun terakhir di leve 9,8%. Penurunan tersebut bahkan menjadi penurunan terburuk sejak tahun 2003 lalu. Hal ini disebabkan oleh pengambilan kebijakan The Fed yang membuat perbedaan dengan Bank Sentral lainnya hampir tidak ada lagi.
Jika kita lihat secara teknikal, seharusnya GAP UP yang terjadi tepat di area supply akan direspon oleh seller dengan baik, namun sepertinya area supply 1.2024 s/d 1.2091 tidak akan dapat bertahan. Kemungkinan besar skenario yang dapat terjadi pada area ini adalah Fakeout / Breakout Palsu, dimana harga nantinya akan membuat Swing High yang lebih tinggi diatas level 1.2091, sebelum kemudian mengalami penurunan tajam.
Untuk hari ini sebaiknya kita hanya wait and see saja, karena kemungkinan harga untuk naik lebih jauh lagi masih sangat besar. Apalagi hari ini masih merupakan awal pekan, sehingga potensi penurunan ataupun terjadinya konsolidasi mungkin baru terjadi besok atau lusa.
Untuk lebih jelasnya mari kita lihat Chart H1, agar potensi pergerakan harga saat ini bisa kita lihat dengan jelas.

Dari gambar diatas bisa kita lihat bahwa EURUSD dari awal sesi Asia dibuka tadi pagi langsung mengalami kenaikan dari GAP UP 1.22001 s/d 1.2010 yang mengawalinya. Kemudian setelah EUR/USD sudah berjalan kurang lebih 7 jam, pergerakan turun belum sama sekali terlihat, sehingga kemungkinan besar kenaikan masih akan terus berlangsung. Skenario yang paling mungkin terjadi adalah harga dapat menembus level batas atas 1.2092, kemudian membuat Swing High baru dengan area konsolidasi baru, kemudian barulah harga mengalami penurunan.






