
AUD/USD pada sesi perdagangan kemarin (26/03), kembali mengalami kenaian, dari sekitar level 0.7700 sampai level 0.7746. Namun, selama sesi perdagangan hari ini, dari sesi Asia Pasifik, terlihat bahwa penurunan hampir seluruh pair XXX/USD terjadi secara masif dan tajam, termasuk AUD/USD.
Secara fundamental, sepertinya USD sudah mengalami kenaikan akibat dari aksi jual yang terlalu berlebihan. Dan kemungkinan besar USD akan naik cukup tajam setelah beberapa kali mengalami penurunan yang sangat drastis. Kenaikan ini juga dipicu oleh meredanya kekhawatiran mengenai perang dagang yang mungkin terjadi antara Amerika Serikat dan China. China juga diharapkan dapat menyelesaikan negosiasi tarif yang ditargetkan trump senilai $60 milyar. Menteri Keuangan AS juga mengatakan hal yang sama, bahwa pihaknya juga tetap berharap perang dagang tidak terjadi. Mungkin pernyataan dari orang penting di AS tersebut, didukung oleh negosiasi antara AS dan China, membuat para investor optimis terhadap hal tersebut.
Karena itu, selama pekan ini sepertinya USD akan mengalami penguatan terhadap seluruh mata uang dunia, termasuk AUD. Jadi, hari ini kita akan berusaha untuk mencari sell order, dengan memperhatikan pergerakan di timeframe H1. Namun, kita harus tetap memperhatikan beberapa level penting seperti level support 0.7672.
Untuk melanjutkan analisa, mari kita lihat Chart H1.

Dari gambar diatas, bisa kita lihat bahwa saat ini AUDUSD mengalami penurunan lebih lanjut, dan sudah breakout level EMA dan MA. Sehingga, hampir bisa dipastikan bahwa penurunan lebih lanjut bisa saja terjadi. untuk entri, kita akan menunggu retracement yang terjadi di sekitar level 0.7729 s/d 0.7745 dan level 0.7746 s/d 0.7757.
Untuk level take profit minimal berada di level support 0.7675, atau lebih jauh lagi ke level demand daily berikutnya. Namun, perlu kita perhatikan bahwa saat ini harga sedang berada di Demand daily, dan mungkin saja bisa terjadi rebound yang cukup besar. Jadi, stop loss harus benar-benar kita set di level 0.7743 atau di level 0.7757, untuk membatasi kerugian jika sewaktu-waktu harga mengalami kenaikan.






