
AUD/USD pada sesi perdagangan kemarin (19/02) hanya menghasilkan sebuah candle doji, dimana open dan close sangat berdekatan. Namun, kondisi candle doji yang sedang berlangsung tidak sampai menembus level trendline, sehingga dapat dipastikan bahwa penurunan akan berlanjut selama pekan ini, mungkin akan sampai menembus level demand 0.7823 s/d 0.7757.
Kemudian, bisa kita ketahui bahwa trend saat ini sedang berada di tengah-tengah antara trend penurunan dari level supply 0.8079 s/d 0.8136, dan trend naik dari level demand 0.7823 s/d 0.7757. Bahkan, bisa saja trend kenaikan yang terjadi terakhir merupakan wujud dari retracement ke level Fibo 50.0.
Secara fundamental, Greenback (Indeks Dolar) sudah mulai melakukan perlawanan dan menguat terhadap sekeranjang mata uang utama rivalnya. Sehingga, XXX/USD mengalami penurunan, dan USD/XXX mengalami kenaikan, meskipun ada beberapa pasangan mata uang yang tidak terlalu berdampak.
Lalu, bisa kita ketahui bahwa trendline down yang dibentuk saat ini sudah di retest harga dan candle bear dengan kekuatan langsung muncul dari titik temunya. Hal ini tentu saja membuat kita yakin bahwa AUD/USD bakal mengalami penurunan lebih lanjut.
Jika kita sudah entri dari candle bear kemarin, maka posisi order kita sudah pada posisi profit dan tinggal memaksimalkan saja. namun, jika belum memiliki order apapun, kita masih bisa entri sell pada saat breakout support 0.7888 atau low terakhir yang terlihat. Kemungkinan besar RRR 1:2 masih bisa kita dapatkan jika entri dilakukan di timeframe H1.
Untuk itu, hari ini kita akan berpihak pada seller, dengan memperhatikan timeframe H1 untuk mencari entri yang tepat. Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat Chart H1.

Dari gambar diatas, dapat kita lihat bahwa AUD/USD sudah mulai breakout level 0.7890. entri bisa dilakukan saat ini, dengan stop loss diatas level 0.7905, dan minimal take profit di level demand 0.7788 atau lebih jauh lagi. Minimum take profit 1:1 bisa kita set BEP+ agar risk yang kita ambil bisa dihilangkan.






