
AUD/USD pada Jum’at akhir pekan lalu (16/02) mengalami penurunan tepat di trendline daily dari level pembukaan 0.7942, hingga ke level penutupan 0.7907. Terlihat bentuk candle yang cukup strong menandakan munculnya penurunan AUD/USD yang mungkin akan berlanjutan. Namun, yang perlu diwaspadai untuk pekan ini jika harga terus mengalami penurunan adalah level demand 0.7823 s/d 0.7757. bisa saja harga kemudian dipantulkan kembali dan justru meneruskan penguatannya kembali.
Namun, bisa juga harga akan breakout level demand tersebut, mengingat penurunan yang terjadi sebelumnya sampai ditandai dengan Gap Down, yang berarti penurunan yang sangat kuat.
Karena hari ini kita lihat AUD/USD sudah memantul dari level trendline daily, tentu saja kemungkinan harga untuk turun menjadi lebih besar, kecuali jika trendline tersebut kembali di breakout. Namun, konfirmasi kita adalah low terakhir yang diciptakan harga, jika low tersebut dapat di breakout, maka kita bisa entri sell dengan lebih aman, meskipun nanti pada level demand 0.7823 s/d 0.7757 kita harus lebih memperhatikan price action yang terjadi.
Secara fundamental sendiri, USD sedang mengalami pergolakan yang tidak jelas, dimana kebijakan fiskal membuat ekonomi menguat, namun penurunan dolar lebih lanjut terjadi, berbalik dengan inflasi yang terus menguat. Ditengah ketidakpastian tersebut, tentu kita dapat menyimpulkan bahwa mungkin Dolar akan menguat, dan AUD/USD dapat mengalami penurunan.
Jadi, hari ini karena sisi teknikal mengatakan pemantulan dari level trendline down, maka kita akan mencoba mencari kesempatan mengikuti trend penurunan dari retracement yang terjadi saat ini. Untuk itu, mari kita lihat Chart H1 untuk mencari dimana kita bisa entri sell.

Dari gambar diatas, bisa kita lihat bahwa saat ini harga sudah mengalami penurunan dari level trendline dengan high 0.7935. kemudian, kita bisa entri jika harga kemudian mengalami penurunan kembali dibawah trendline, dan menembus level support 0.7892. stop loss bisa kita tempatkan di level 23.6, dan take profit minimal RRR 1:2. Atau jika harga kemudian justru naik kembali, kita hanya akan wait and see dulu, karena kenaikan harga sudah terlalu tinggi.






