
AUD/USD pada sesi perdaagangan kemarin (07/03) ditutup dengan candle doji saja di sekitar level 0.7824. Kemudian, terlihat bahwa harga terpantul dari level demand 0.7769 s/d 0.7710. kemungkinan besar, kenaikan akan berlanjut hingga target pertama di level supply 0.7925 s/d 0.797, dan target kedua di level 0.8080 s/d 0.8134.
Jika dilihat dari sisi fundamental, efek dari keputusan kenaikan tarif bea pada impor baja dan aluminium memang menyebabkan banyak sekali kekhawatiran, terutama di sektor industri terkait baja dan alumium seperti industri suku cadang mobil dan motor, serta pabrikan manufaktor infrastruktur lainnya.
Sehingga, untuk beberapa waktu kedepan, bisa dipastikan bahwa USD bakal mengalami penurunan, sehingga kemungkinan AUD/USD untuk naik menjadi lebih besar. Jadi, secara fundamental pihak yang mungkin menang di pair AUD/USD adalah bullish.
Sedangkan secara teknikal, kita bisa melihat bahwa harga sudah dipantulkan sekali dari level demand 0.7769 s/d 0.7710. Kemudian, harga langsung dipantulkan naik lebih jauh lagi. Karena itu, kita akan mencoba untuk terus mencari entri buy jika pada sesi perdagangan kemarin kita belum sempat melakukan entri.
Untuk melanjutkan analisa, mari kita lihat Chart H1, agar area demand yang mungkin kita ambil sebagai pijakan / basis harga mampu untuk menawarkan Risk Reward Ratio yang cukup besar.

Dari gambar diatas, bisa kita lihat bahwa saat ini harga benar-benar retest dengan sangat jelas. Kita bisa membayangkan bahwa disekitar level 0.7845, terdapat banyak sekali stop loss yang mungkin saja diambil oleh market maker.
Saat ini, harga sedang retest di level demand 0.7801 s/d 0.7771, kedua level demand tersebut saja jadikan 1 karena jaraknya masih sangat dekat. Nah, entri bisa kita lakukan jika candle yang terbentuk saat ini adalah bull, dengan stop loss dibawah level 0.7771. untuk take profit minimal bisa kita taruh di level supply 0.7940. kemungkinan besar, kenaikan masih akan terus berlanjut hingga level supply diatasnya, sehingga RRR masih begitu relevan.






