
AUD/USD pada sesi perdagangan kemarin (06/03) mengalamo Moonshot (kenaikan tajam) dan sekaligus menjelaskan bahwa area level 0.7763 s/d 0.7711 menjadi area demand baru. Candle terakhir dibuka pada level 0.7760 dan ditutup pada level 0.7826.
Secara fundamental sendiri, mata uang AS (USD) masih mengalami tekanan akibat pernyataan presiden AS, Donald Trump yang mengatakan bahwa akan menaikkan tarif Bea Masuk bagi impor bahan baku Baja dan Aluminium. Nah, dari sini kita bisa tau bahwa USD sedang mengalami guncangan dan kekhawatiran, yang berasal dari mayoritas industri yang menggunakan bahan baku baja dan aluminium seperti pabrikan mobil dan motor.
Secara teknikal pun, saat ini sudah terjadi Fakeout / Breakout Palsu, sekaligus membuat area demand baru. Sehingga, kecenderungan saya pribadi menjadi lebih bullish pada pair AUD/USD. Apalagi terlihat juga bahwa ada beberapa target yang bisa dicapai oleh pair ini yaitu level supply 0.7940 s/d 0.7989, dan level supply 0.8045 s/d 0.8130.
Dari sini, kita bisa menentukan bahwa jika kita bisa melakukan entri dari level ini, kemungkinan profit yang didapatkan hingga 300 pips. Jika kita meresikokan sekitar 30 pips saja, maka RRR yang mungkin didapatkan adalah 1:10.
Jadi, untuk sesi trading sampai akhir pekan, kita akan cenderung untuk buy hingga level supply tersebut sebagai target trade kita. Untuk menentukan entri yang bisa diambil, mari kita lihat Chart H1.

Dari gambar diatas, dapat kita lihat bahwa AUD/USD saat ini sudah mulai dipantulkan dari level 0.7775, dan kembali mengalami konsolidasi untuk akumulasi buy lebih lanjut. Entri bisa kita lakukan pada level saat ini dengan stop loss dibawah level 0.7795, atau dengan menunggu retracement lebih lanjut.
Entri juga bisa dilakukan ketika harga melakukan breakout ke level resistance 0.7818. untuk minimum take profit bisa kita tentukan RRR 1:3, atau anda juga bisa hold hingga maksimum antara 1:8 hingga 1:10. Jika anda sudah mendapatkan RRR 1:1, stop loss bisa digeser ke level aman untuk menghilangkan risk.






