
GBP/USD pada sesi perdagangan kemarin (07/08) mengalami sedikit penurunan tepat di level suport dan ditutup di level 1.2936. Hari ini, penurunan langsung terjadi, dan memantapkan GBP/USD untuk terus melaju turun.
Namun, saya yakin bahwa area demand 1.2833 s/d 1.2769 akan dapat menghentikan laju penurunan ini, dan memberikan kita kesempatan untuk entri buy.
Sisi Fundamental
Dolar AS melemah terhadap sekeranjang mata uang pada hari Rabu karena kenaikan baru-baru ini pada ketegangan perdagangan global menunjukkan tanda-tanda memudar, sementara yuan lepas pantai stabil di dekat satu minggu tertinggi.
Untuk mengingatkan perselisihan perdagangan yang sedang tumbuh, kantor Perwakilan Perdagangan AS mengatakan pada hari Selasa bahwa Amerika Serikat akan mulai mengumpulkan 25 persen tarif atas $ 16 miliar lainnya barang yang diimpornya dari China akhir bulan ini.
Langkah ini adalah yang terbaru oleh Washington untuk menekan Cina dalam menegosiasikan konsesi perdagangan setelah mengenakan tarif pada $ 34 miliar barang pada bulan Juli. Cina telah bersumpah untuk membalas ke tingkat yang sama.
Pada hari Rabu, dolar turun 0,15 persen terhadap sekeranjang enam mata uang dan berada di 95,065 pada 0330 GMT. Itu jatuh serendah 94,994 semalam.
“Reaksi pasar terhadap berita utama tentang perang perdagangan AS-Cina memudar,” kata Masafumi Yamamoto, kepala strategi mata uang di Mizuho Securities.
“Jika ada tanda-tanda jelas dari perlambatan ekonomi AS karena tarif yang dikenakan pada bulan Juli, maka saya pikir pasar akan mulai harga dalam kenaikan suku bunga lebih lambat atau tidak ada kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve.”
Sejak pertengahan April, indeks dolar telah meningkat lebih dari 6 persen, didukung oleh meningkatnya suku bunga dan ketakutan atas dampak konflik perdagangan.
Pada hari Rabu, yuan China di luar negeri diperdagangkan pada 6,8262 yuan per dolar, mengupas beberapa keuntungan setelah mencapai tertinggi satu minggu di 6,8063 pada hari sebelumnya.
Dolar Australia, sering dilihat sebagai proxy untuk pertumbuhan ekonomi China karena ketergantungan berat Australia pada ekspor ke negara itu, naik 0,1 persen menjadi $ 0,7431.
Tapi itu menunjukkan respon diam terhadap data perdagangan Juli Cina, angka pertama sejak Amerika Serikat mengenakan tarif pada $ 34 miliar impor Cina pada 6 Juli. Laporan menunjukkan ekspor dan impor China naik lebih cepat dari yang diharapkan, meskipun surplus perdagangan negara dengan Amerika Serikat sedikit berubah.
Sisi Teknikal

Dari timeframe H4 terlihat penurunan yang cukup tajam, langsung menuju level demand 1.2747 s/d 1.2770. Saya yakin jika price action menunjukkan perlawanan di level tersebut, maka pembalikan bisa sangat kuat, minimal sampai pada level supply 1.3171 s/d 1.3213.





