
GBP/USD pada sesi perdagangan kemarin (04/07) kembali mengalami kenaikan lanjutan dari level pembukaan 1.3190 hingga level penutupan 1.3228. Kemungkinan besar kenaikan akan terus berlanjut hingga 1.3702.
Sisi Fundamental
Dolar naik tipis pada Kamis karena pelaku pasar bersiap untuk perang perdagangan Sino-AS yang berpotensi skala penuh.
Pada hari Jumat, AS dijadwalkan untuk mengenakan tarif pada $34 juta barang-barang Tiongkok. Beijing telah mengatakan sebelumnya bahwa akan menjatuhkan tarif pada nilai yang sama pada ekspor AS termasuk ekspor pertanian dan otomotif.
Namun, Kementerian Keuangan China mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu bahwa China akan “tidak pernah menembakkan tembakan pertama”, dan bahwa negara itu tidak akan menerapkan tarif sebelum AS, meskipun laporan terbaru menunjukkan bahwa Beijing akan mulai memberlakukan tarif berjam-jam menjelang AS karena perbedaan zona waktu.
Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, mengalami kenaikan ke 94.29 atau 0.11% pada hari Kamis. Indeks mengalami kemerosotan ke level 94.39 pada hari Rabu, yang juga merupakan level terendah dalam lebih dari seminggu.
Persepsi kekuatan relatif dari pertumbuhan ekonomi AS dan daya tarik imbal hasil obligasi yang lebih tinggi juga disinyalir mampu untuk mendukung kenaikan Dolar AS.
Sementara itu, yuan sebagian besar tidak berubah pada hari Kamis, karena pasangan USD / CNY naik tipis 0,01% pada 6,6370 setelah bank sentral berusaha membendung jatuhnya baru-baru ini.
Yi Gang, gubernur Bank Rakyat China, mengatakan dalam sebuah pernyataan (Selasa 04/07) bahwa bank sentral akan memantau dengan ketat fluktuasi di pasar valas dan akan mengambil tindakan untuk menjaga yuan pada tingkat yang lebih stabil dan wajar.
Kepala strategi mata uang di MUFG Bank, Minori Uchida mengatakan bahwa :
“Pihak berwenang China pada awalnya tampaknya menyetujui penurunan yuan untuk mendukung ekonomi menjelang kemungkinan dimulainya tarif AS”.
“Tapi kemudian ada ingatan arus keluar modal besar pada tahun 2016, yang menghapus seperempat dari cadangan devisa mereka. Jadi saya akan berpikir mereka merasa perlu membendung kejatuhan yuan. Mengingat itu, yuan mungkin tetap kuat untuk saat ini,” katanya.
Pasangan USD / JPY diperdagangkan pada 110,35, dari tertinggi enam minggu di 111,14 yang ditetapkan pada hari Selasa.
Sisi Teknikal

Dari Chart H4 diatas, terlihat bahwa kenaikan GBP/USD sepertinya sudah tidak bisa dibendung lagi, dan ini akan menjadi kenaikan yang cukup signifikan. Bukan hanya level resistance 1.3316 saja yang akan disentuh, tapi level resistance 1.3447 s/d 1.3471 kemungkinan besar juga akan ditembus.
Jadi, jika kita sudah memiliki entri dari beberapa hari yang lalu, tepatnya pada FIbo 61.8, kita hanya tinggal memaksimalkan entri tersebut hingga profit maksimal. Namun, jika kita belum memiliki entri, buy saat ini juga masih bagus dengan stop loss dibawah FIbo 23.6 dan Take profit minimal di level resistance 1.3447.





