Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Analisa GBP/USD: Bearish Menghajar Pound

Analisa GBP/USD: Bearish Menghajar Pound

433
0

Pound Inggris mengidentifikasi pengurangan mingguan ke-3 beruntun pada Dolar AS minggu ini dengan GBP/USD nyaris 0,5% dalam perdagangan pada 1.3671 mendekati penutupan perdagangan AS pada hari Jumat.

Pengurangan ini menyorot range koalisi pada trend berlebihan dan kami siaga dalam beberapa minggu di depan.

Ini ialah sasaran yang diperbaharui dan tingkat penangguhan yang perlu pada diagram mingguan GBP/USD.

Sesudah tatap muka Bank of England pada hari Kamis, nilai ganti GBP/USD naik tajam ke 1.3721 sesudah jatuh dari 1.3741 pada hari Senin jadi 1.3607 pada hari Rabu.

Dari Rabu sampai Kamis, imbal hasil obligasi 10-tahun di Inggris naik 12 pangkalan point jadi 0,916% tapi selanjutnya nyaris tidak sentuh harga penutupan hari Jumat di 0,918%.

Suku bunga dalam rangkuman peraturan bank sentra ialah sama untuk Bank of England dan Federasi Reserve. Tetapi, instansi Amerika nampaknya langkah-langkah di depan dalam model hawkish.

Sepanjang tatap muka Komite Peraturan Moneter MPC pada hari Kamis, dua suara tambahan diberi untuk memberikan dukungan pengurangan sarana asset £875 miliar sesudah pengambilan suara 8-1 untuk menjaga suku bunga khusus pada 0,1%.

BOE mengingatkan jika inflasi bisa melebihi 4% tahun ini karena peningkatan harga energi dan turunkan prediksi PDB kwartal ke-3 jadi 2,1% dari 2,9%.

Harga gas alam sudah melesat di Eropa karena kekurangan dan limitasi.

Dari pemikiran perdagangan, daerah yang bagus untuk kurangi eksposur panjang / tingkatkan setop perlindungan -Lihat penembusan untuk tutorial dengan reli belakangan ini rawan saat di bawah kemiringan ini.

Beberapa usaha intra-minggu untuk tembus kemiringan ini tidak berhasil dengan pembalikan selanjutnya bawa Cable kembali lagi ke dukungan uptrend periode panjang.

Berita dari Amerika Serikat sendiri tidak terlepas dari FOMC. Tatap muka Dewan Federasi Reserve pada hari Rabu mempunyai sedikit imbas pada mata uang dan pasar credit.

Tetapi, Ketua Powell menulis jika ia dan mayoritas anggota yakin jika persyaratan pembelian asset yang meruncing sudah tercukupi.

Disamping itu, lepas dari teror wabah periode panjang, prediksi bank sendiri memperlihatkan jika suku bunga dana akan bertambah di tahun kalender tahun depannya.

Pada hari Rabu, imbal hasil obligasi pemerintahan 10-tahun naik cuman satu point jadi 1,333%.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses