
EUR/USD pada sesi perdagangan kemarin (20/08) mengalami kenaikan dari level 1.1437 dan ditutup pada level 1.1481. Kemudian, dari awal sesi perdagangan hari ini, EUR/USD terus mengalami kenaikan dan mungkin akan berakhir menembus level resistance 1.1508.
Sisi Fundamental
Dolar terus turun sementara euro dan yen menguat pada hari Selasa setelah Donald Trump mengkritik Federal Reserve semalam dan karena harapan melunak menjelang pembicaraan perdagangan antara AS dan China akhir pekan ini.
Indeks dolar, mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang, adalah 0,4 persen lebih lemah pada 95,483. Euro adalah 0,3 persen menguat pada $ 1,1515, setelah menyentuh $ 1,1543 dan pound adalah 0,2 persen lebih tinggi pada $ 1,221.
Penurunan dolar juga mendorong mata uang Jepang, yang menguat ke level ¥ 109,76 tertinggi terhadap dolar dalam hampir dua bulan. Itu kemudian naik 0,1 persen pada hari di ¥ 109,94.
Pergerakan itu terjadi setelah dolar turun, saham sedikit mundur dan harga obligasi naik dalam perdagangan AS menyusul komentar dari Trump kepada Reuters bahwa dia “tidak senang” tentang keputusan Federal Reserve tahun ini untuk menaikkan suku bunga.
Ahli strategi mata uang senior Westpac, Sean Callow mengatakan Senin telah didominasi oleh tidak hanya keluhan Mr Trump tentang Fed, tetapi juga “menuduh Eropa dan China manipulasi FX”.
Euro mengungguli beberapa mata uang lainnya – termasuk dolar Australia dan pound Inggris – setelah aksi jual dolar melihat euro mencapai level $ 1,15 dan “memicu stop-loss order,” kata Callow.
Pasar telah memulai pekan dengan pijakan yang kuat di tengah optimisme atas negosiasi perdagangan antara pejabat dari China dan AS di Washington minggu ini.
Namun, Mr Trump mengatakan kepada Reuters pada hari Senin bahwa ia tidak “mengantisipasi banyak” dari pembicaraan dan bahwa ia “tidak ada batas waktu” untuk mengakhiri perselisihan perdagangan dengan China yang telah melihat kedua pihak berjanji untuk memberlakukan tarif baru pada $ 50bn dari impor dari negara lain.
Ekspektasi investor juga masih rendah mengingat sedikit kemajuan antara Washington dan Beijing dalam enam bulan terakhir, kata kepala strategi pasar JPMorgan Asset Management untuk Asia-Pasifik Tai Hui.
Dolar Selandia Baru naik 0,2 persen pada $ 0,6651 terhadap dolar, sementara dolar Australia 0,1 persen lebih tinggi pada $ 0,7348. Mata uang terakhir menunjukkan sedikit reaksi terhadap berita bahwa perdana menteri Malcolm Turnbull selamat dari tantangan untuk kepemimpinan.
Pasar utang negara stabil setelah harga obligasi naik pada hari Senin. Imbal hasil pada obligasi 10-tahun AS – yang naik ketika harga jatuh – naik 1 basis poin pada 2.826 persen. Bahwa pada catatan Jepang dan Australia tidak berubah pada 0,087 persen dan 2,518 persen masing-masing.
Sisi Teknikal

Dari sisi teknikal H4, bisa kita lihat bahwa jika kita sudah entri dari level retracement di Fibo 38.2 – 50.0 kemarin, pastinya entri tersebut sudah mengalami profit yang cukup siginfikan, setara dengan 1:2.
Namun, jika kita belum mendapatkan entri, satu-satunya kesempatan adalah dengan menggunakan retracement ataupun konsolidasi dari level saat ini. Jika tidak ada, maka kita hanya akan “Wait and See” saja.





