
EUR/USD pada sesi perdagangan kemarin (01/05) seperti yang kita proyeksikan sebelumnya, yaitu mengalami penurunan yang cukup tajam, langsung menuju area demand 1.1966 s/d 1.1912. Dibuka pada harga 1.2076 dan ditutup pada harga 1.1988. EUR/USD terus mengalami penurunan tajam, dan mungkin akan tertahan di level demand tersebut jika pihak bullish tertarik untuk membeli di harga tersebut.
Sisi Fundamental
Dolar melayang tepat di bawah level tertinggi empat bulan terhadap keranjang mata uang pada hari Rabu karena investor menunggu hasil pertemuan Federal Reserve yang diperkirakan akan menunjukkan kenaikan dua atau bahkan tiga kenaikan suku bunga tahun ini.
Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, merosot 0,09% menjadi 92,20 pada jam 17.00 WIB, memegang tepat di bawah level tertinggi hari Selasa 92,37, level terkuat sejak Januari 9.
Permintaan untuk dolar terus terdukung setelah data pada hari Selasa menunjukkan bahwa sementara kegiatan pabrik AS sedikit melambat pada tekanan inflasi bulan April sedang dibangun.
Laporan lain awal pekan ini menunjukkan bahwa ukuran inflasi yang disukai Fed meningkat ke tertinggi dalam lebih dari satu tahun pada Maret, sementara data pekan lalu menunjukkan bahwa upah tumbuh pada laju tercepat mereka dalam sebelas tahun pada kuartal pertama.
Kenaikan inflasi akan menjadi katalisator untuk mendorong the Fed menuju menaikkan suku bunga pada kecepatan yang lebih cepat dari yang diperkirakan saat ini.
Sementara the Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya setelah pertemuan pada Rabu, para pembuat kebijakan secara luas diperkirakan akan menaikkan kenaikan suku bunga berikutnya pada bulan Juni.
Pasar juga melihat ke depan untuk laporan ketenagakerjaan AS bulan April untuk April, yang dapat memberikan tanda-tanda kekuatan lebih lanjut di ekonomi terbesar di dunia.
Euro memangkas kembali kenaikan setelah data menunjukkan bahwa pertumbuhan dalam ekonomi zona euro melambat pada kuartal pertama, semakin meredam ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa akan segera mulai mengurangi stimulus.
Sisi Teknikal
Secara teknikal, saat ini EUR/USD sedang berada di level psikologis yang cukup krusial, yang mengantarkan EUR/USD untuk naik hingga level tertinggi 1.2550.

Secara garis besar dari timeframe H4 memang EUR/USD sudah cukup tertahan penurunannya, namun belum ada tanda-tanda untuk melakukan kenaikan yang berarti. Artinya, kemungkinan besar harg aakan terus mengalami penurunan.
Indikasi trend berbalik ke arah kenaikan adalah breakout level trendline down ataupun kedua MA tersebut, sehingga kita bisa mencari retracement yang terjadi dari level tersebut. Jika harga terus mengalami penurunan, lebih baik kita “Wait and See” saja.






