Dolar Amerika Serikat sukses kurangi kerugian pada hari awalnya, kuat pada beberapa mata uang penting di hari Rabu.
Sesudah Ketua Federal Reserve Jerome Powell menampik ide untuk memakai suku bunga negatif untuk insentif ekonomi, serta saat dia dengar suara muram mengenai perkembangan ekonomi negaranya.
Dalam sambutan yang ditayangkan dengan cara online oleh Peterson Institute for International Economics, Powell menjelaskan AS dapat hadapi periode panjang perkembangan yang lemah.
Pemulihan ekonomi kemungkinan memerlukan waktu, bergantung pada perkembangan dalam melawan pandemi virus corona , tuturnya.
Powell menjelaskan pandangan The Fed mengenai suku bunga negatif tidak beralih serta pilihan itu bukan suatu hal yang disaksikan oleh beberapa pembuat kebijaksanaan.
Powell jelas tidak pedulikan potensial tingkat suku bunga negatif untuk sekarang. Aktor pasar akan cari tutorial ke depan serta bentuk kendali kurva imbal hasil yang makin eksplisit pada tatap muka The Fed di bulan Juni.
Beberapa trader berjangka pendek suku bunga AS kurangi spekulasi jika The Fed akan ambil langkah yang tidak pernah berlangsung awalnya yakni menggerakkan suku bunga di bawah 0.
Tetapi kontrak berjangka dengan jatuh termin pada April 2021 serta sesudahnya masih menyaratkan harapan untuk tingkat suku bunga negatif, begitu menurut FedWatch dari CME Grup.
Awalnya, Presiden AS Donald Trump di hari Selasa minta AS untuk terima hadiah dari tingkat suku bunga negatif sebab data memperlihatkan jika indeks harga customer CPI AS turun 0, 8% pada bulan April, pengurangan paling besar semenjak Desember 2008 di waktu krisis.
Indeks dolar AS bergerak di rata-rata ketat semasa beberapa minggu paling akhir tapi masih cuma 3% di atas titik paling tinggi dalam lebih dari pada 3 tahun yang diukir di akhir Maret, dibantu oleh keinginan tinggi memiliki nuansa safe haven sebab pasar keuangan masih siaga mengenai efek ekonomi dari pandemi COVID-19.
Sesaat dolar AS diuntungkan dari arus safe-haven ditengah-tengah pergolakan pasar, potensial masih terdiri, dengan hedge funds masih menggenggam tempat short mereka pada mata uang AS sesaat beberapa investor lembaga masih bullish.
Di lain tempat, pound Inggris diminta menyerahkan peningkatan awalnya sebab imbal hasil obligasi Inggris turun sesudah data memperlihatkan ekonomi negara itu berkontraksi dengan rekor 5, 8% pada bulan Maret walau mengonsumsi rumah tangga turun kurang dari yang dicemaskan oleh beberapa ekonom.






