Pada sesi perdagangan pasar uang Asia Pasifik sampai mendekati siang di Senin awal minggu ini, secara umu situasi dari dolar AS masih tetap bergerak kembali lakukan desakannya pada mata uang paling utama Asia, dengan penyebab menangnya partainya Perdana Menteri Shinzo Abe pada pemilu di akhir minggu kemarin.
Selama ini USD/JPY untuk sementara berada di 113, 76 di mana pada penutupan sesi perdagangan yang sebelumnya masih berada di level 113, 49. Untuk mata uang Australia, AUD/USD untuk semantara ada di level 0, 7822 di banding penutupan perdagangan yang sebelumnya ada di 0,7811. Untuk mata uang China, yuan atau USD/CNY, untuk sesaat bergerak di 6,6331 sesudah barusan
Hari ini tak ada data ekonomi perlu dari Asia, tetapi kondisi di AS di akhir minggu yang masih tetap berpengaruh terhadap pasar Asia bergairah sesaat desakan dari greenback. Cetak biru aturan pemerintah AS telah melalui kata setuju dari Senat AS, yang bisa disimpulkan kalau ruangan pengesahan reformasi pajak Trump juga akan segera dikerjakan tidak ada halangan dari Partai Demokrat.
Paket ekonomi reformasi pajak AS adalah rancangan Partai Republik, serta kelihatannya tidaklah sampai Desember, reformasi itu telah dapat digerakkan oleh pemerintah Trump. Sesuai dengan apa yang kita kenali kalau paket reformasi pajak ini yaitu memotong tingkat pajak pendapatan dari 35% jadi 20%, sekalian menyederhanakan data pajak pribadi serta pajak usaha AS.
Reformasi pajak tersebut menurut kami akan bisa menaikkan akselerasi ekonomi AS serta diprediksikan bisa tingkatkan perkembangan ekonomi secara cepat di mana juga akan ada penambahan 1% perkembangan kurun waktu kurang dari setahun mulai sejak diterapkannya aturan terkait undang-undang pajak nanti.
Jepang sendiri telah bisa di pastikan jalur ekonominya 4 tahun kedepan sesudah pemilu yang diadakan hari Minggu kemarin dimenangkan dari partai LDP, partainya PM Abe.
Selama ini, sebagian besar suara diberi pada Shinzo Abe yang lebih dari 2/3 suara pada parlemen rendah Jepang hingga bisa di pastikan kebijakan ekonomi Abe atau Abenomics yang sesuai dengan kebijakan suku bunga ultra enteng yang diaplikasikan bank sentral Jepang, BoJ juga akan bertahan cukup lama. Terkait kebijakan ini pro pada pelemahan mata uangnya.
Sebagian besar pasar di Jepang yang masih terus menginginkan kebijakan pemerintah serta bank sentral itu, terutama juga golongan industrialis, karna cost produksi dapat ditekan sedemikian rupa supaya bisa berkompetisi dengan serbuan beberapa produk diluar Jepang, terutama dari India serta China.
Australia sendiri masih tetap dihadapan dengan hambatan dari berbagai perkembangan ekonomi China alami kontraksi pada bulan yang kemarin serta dibicarakan tentang semunya perkembangan itu, yang membuat sejumlah kekhawatirkan dari permintaan export China akan kontraksi atau alami penurunan tentunya akan berpengaruh akselerasi perkembangan di Negeri Kanguru itu.






