Beranda Berita 31-10-2025 – USD Terbang Pasca-The Fed, Euro Tetap Tertekan Jelang Data Kunci...

31-10-2025 – USD Terbang Pasca-The Fed, Euro Tetap Tertekan Jelang Data Kunci PDB AS

60
0
Pasca The FED, menjelang PDB AS

31 Oktober 2025 – Pasar forex memasuki hari terakhir bulan Oktober dalam kondisi volatilitas ekstrem. Keputusan Federal Reserve (The Fed) dan Bank Sentral Eropa (ECB) kemarin telah menciptakan divergence kebijakan moneter yang tajam, mendorong Dolar AS (USD) ke puncak kekuatan multi-minggu. Fokus trader hari ini beralih ke rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Kuartal Ketiga AS yang dijadwalkan malam ini, sekaligus mewaspadai risiko rebalancing akhir bulan.

USD Mendominasi Setelah Sikap Hawkish Powell

Meskipun Federal Reserve mengumumkan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin, Dolar AS (USD) justru melonjak tajam terhadap sebagian besar mata uang utama. Kenaikan ini didorong oleh pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell, yang secara implisit mengambil sikap hawkish (ketat).

Powell meredam ekspektasi pasar mengenai jalur pemangkasan suku bunga lanjutan yang agresif dan berulang. Sinyal “hati-hati” The Fed ini telah menghancurkan spekulasi dovish yang berlebihan, menyebabkan kenaikan imbal hasil obligasi AS dan meningkatkan permintaan global terhadap USD. Sentimen ini menjadi narasi dominan yang diperkirakan berlanjut sepanjang hari ini.

Euro dan Yen Terjepit di Antara Dua Raksasa

Mata uang lain mengalami kesulitan serius merespons kekuatan USD.

  • Euro (EUR): Bank Sentral Eropa (ECB) kemarin memilih untuk menahan suku bunga dan memberikan panduan yang netral. Sikap netral ini gagal memberikan dorongan beli yang signifikan pada Euro, mengingat agresivitas Dolar AS. Akibatnya, pasangan EUR/USD tetap berada di bawah tekanan jual. Prospek jangka pendek Euro akan terus bergantung pada stabilitas politik dan data pertumbuhan domestik Zona Euro.
  • Yen Jepang (JPY): Yen Jepang (JPY) mencatat kerugian terbesar setelah Bank of Japan (BoJ) kembali menegaskan komitmen mereka pada kebijakan moneter yang sangat longgar (dovish). JPY terperosok ke level terendah baru, didorong oleh perbedaan suku bunga yang semakin melebar dengan AS. Pasangan USD/JPY kini berada dalam tren bullish yang kuat, di mana koreksi turun akan dilihat sebagai peluang buy yang menguntungkan.

Komoditas Emas Berjuang di Zona Tekanan

Komoditas Emas (XAU/USD) berada dalam tekanan jual yang konsisten sebagai dampak langsung dari The Fed.

Emas, yang merupakan aset tanpa imbal hasil, menjadi kurang menarik ketika prospek suku bunga AS tetap tinggi atau stabil. Pasca-The Fed, Emas melanjutkan tekanan bearish dan berjuang mempertahankan level support teknikal. Resistance psikologis di sekitar $4.000 per ons akan menjadi kunci. Selama harga Emas gagal menembus dan bertahan di atas level tersebut, bias bearish jangka pendek tetap berlaku.

Kalender Ekonomi Kunci Hari Ini: PDB AS

Volatilitas sesi New York malam ini akan dipicu oleh rilis data ekonomi krusial dari Amerika Serikat.

Waktu (WIB)

Data Rilis

Dampak

19:30 WIB

PDB Kuartal III Advance

Sangat Tinggi. Laporan awal pertumbuhan ekonomi AS. Angka yang lebih kuat dari perkiraan akan memperkuat narasi hawkish The Fed dan mendorong USD.

19:30 WIB

Core PCE Price Index (Q3)

Tinggi. Indeks inflasi yang paling diawasi oleh The Fed. Angka yang panas akan menambah tekanan pada obligasi dan memperkuat Dolar.

19:30 WIB

Initial Jobless Claims

Menengah. Klaim pengangguran mingguan, mengukur kesehatan pasar tenaga kerja.

Pasangan Mata Uang yang Terdampak

Nyaris semua pasangan mata uang (pair) di pasar Forex terdampak oleh guncangan kebijakan moneter kemarin, dengan tingkat sensitivitas yang berbeda:

  • Pasangan Mayor (EUR/USD, GBP/USD): Sensitivitas tinggi terhadap hasil PDB AS dan Core PCE. Jika data AS kuat, pasangan ini akan berada di bawah tekanan jual yang hebat.
  • Pasangan Cross JPY (USD/JPY, EUR/JPY): Diprediksi sangat volatil. USD/JPY memiliki bias bullish yang kuat. EUR/JPY juga bisa mengalami rally karena pasar fokus pada perbedaan suku bunga antara Zona Euro dan Jepang.
  • Komoditas (XAU/USD): Menjadi aset paling sensitif terhadap data inflasi (Core PCE) dan PDB AS. PDB yang kuat akan meningkatkan risk-on dan menekan Emas lebih jauh.

Risiko Month-End Rebalancing

Sebagai hari terakhir bulan Oktober, pasar harus mewaspadai risiko penyesuaian portofolio (month-end rebalancing) di sesi New York. Manajer investasi global akan menyesuaikan eksposur mata uang mereka, yang dapat memicu pergerakan harga yang cepat, sporadis, dan seringkali tidak sejalan dengan fundamental pasar yang baru dirilis. Trader disarankan untuk mengurangi ukuran posisi atau menutup perdagangan sebelum rebalancing terjadi (sekitar pukul 23:00 WIB hingga penutupan pasar).

Disclaimer: Berita ini bertujuan informatif dan edukatif. Trading Forex melibatkan risiko tinggi. Pembaca wajib melakukan riset dan manajemen risiko secara mandiri.

– idnfx

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses