Serupa dengan pengertian order di restoran dalam trading Forex, kata order menyaratkan bagaimanakah kita mau pesan suatu hal, tepatnya apa yang dipesan, serta ingin pesan untuk saat ini atau kelak. Apakah bakal Buy/Sell pada harga berapakah, bagaimanakah posisi trading bakal ditutup, dan sebagainya.
Tiap-tiap orang dapat memastikan cara berlainan dalam memastikan langkah pembukaan serta penutupan posisi, hingga tersedialah beragam jenis order dalam trading forex.
Biasanya, trader cuma mengetahui Market Order serta Pending Order saja. Tetapi, bila dibicarakan dengan cara terinci, sesungguhnya ada sangat banyak jenis order dalam trading forex. Tersebut bahasan sedetailnya.
Market Order
Itu jenis order dalam trading forex yang paling simpel. Market Order yaitu jenis order Buy/Sell pada harga paling baik yang ada di pasar. Misalnya, harga pada USD/JPY sekarang ini ada pada 109. 838. Bila kita mau Buy USD/JPY pada harga pasar, jadi ini bakal di jual pada kita dengan harga 109. 852 Ask Price. Kita bakal click buy di basis trading, serta basis bakal segera mengeksekusi order buy pada harga itu. Deskripsi kenyataannya dapat dipandang pada gambar berikut ini :
Cermati posisi harga sekarang ini 109. 838 yang berlatar warna hijau lumut, dan harga Buy pada 109. 852 yang berlatar warna hitam di dekatnya. Inilah Market Order. Sederhana bukan? Itu seperti beli barang di on-line shop cuma saja yang kita beli bukanlah pakaian baru.
Limit Entry Order
Limit Entry Order yaitu jenis order dalam trading forex yang diletakkan untuk Buy dibawah harga pasar saat ini, atau Sell diatas harga pasar saat ini.
Misalnya, USD/JPY sekarang ini ditradingkan pada harga 109. 858. Kita mau buka posisi Buy bila harga sudah turun sampai meraih 108. 800. Untuk mengerjakannya, kita dapat saja menanti sampai tak tahu kapan harga meraih 108. 000, lalu baru meng-klik Buy dengan Market Order.
Tetapi, kita juga dapat menempatkan Buy dengan Limit Entry Order saat ini, lalu ditinggal pergi. Bila kelak harga memanglah turun hingga 108. 800, jadi basis trading bakal dengan cara automatis buka posisi sell pada harga paling baik waktu ini.
Cermati, pada gambar terlihat bahwa posisi harga Buy 108. 800 ada lebih rendah dari harga pasar saat ini 109. 858. Limit Entry Order seperti itu adalah satu diantara jenis Pending Order. Trader dapat memakainya, bila yakini bahwa harga bakal berbalik sesudah meraih level spesifik, atau menurut arti kerennya, reversal.
Stop Entry Order
Stop Entry Order termasuk juga satu diantara jenis Pending Order, namun fungsinya tidak sama dengan Limit Entry Order. Stop Entry Order dapat dipakai jika kita mau buka posisi Buy diatas harga pasar saat ini, atau lakukan Sell dibawah harga pasar saat ini. Itu digunakan bila kita memperkirakan harga selalu bergerak ke satu arah yang sama.
Stop Entry Order
Misalnya, USD/JPY sekarang ini ditradingkan pada 109. 846 serta terlihat bergerak ke atas. Kita memikirkan bahwa harga bakal naik semakin cepat serta meninggi lagi jika telah menyentuh 111. 412. Setelah itu, kita dapat tunggulah hingga harga meraih 111. 412 lalu baru click Buy dengan Market Order, atau saat ini juga kita gunakan Stop Entry Order pada 111. 412.
Nanti, lantaran telah ada Stop Entry Order, jadi posisi trading Buy akan segera tereksekusi automatis saat meraih harga yang ditetapkan, meskipun waktu ini kita tak tengah memelototi computer.







