idnfx (19/02/2026) – Harga emas dunia (XAU/USD) kembali menjadi pusat perhatian investor setelah berhasil menembus level psikologis utama $5.000 per troy ounce. Meskipun sempat mengalami konsolidasi tipis di sesi Asia siang ini, emas tetap bertahan di zona hijau akibat kombinasi sentimen safe haven dan ketidakpastian arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Berikut adalah rekapitulasi faktor fundamental yang mempengaruhi pergerakan XAU/USD sejak kemarin hingga hari ini:
1. Notulensi FOMC: Pejabat The Fed Terbelah (Split)
Rilis risalah rapat (notulensi) FOMC terbaru menjadi penggerak utama pasar. Dokumen tersebut mengungkapkan adanya perpecahan pandangan di internal pejabat Federal Reserve.
- Sisi Hawkish: Sebagian pejabat mempertimbangkan potensi kenaikan suku bunga jika inflasi kembali membandel.
- Sisi Dovish: Sebagian lainnya tetap mendukung pemangkasan bertahap.
Kondisi ini membuat pelaku pasar berhati-hati, namun ketidakpastian tersebut justru memberikan ruang bagi emas untuk tetap diminati sebagai aset pelindung nilai.
2. Eskalasi Geopolitik AS-Iran
Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas. Laporan mengenai potensi kampanye militer Amerika Serikat terhadap Iran yang diprediksi bisa berlangsung selama beberapa minggu telah memicu aliran dana ke aset safe haven. Selama tensi geopolitik ini belum mereda, downside (potensi penurunan) emas diperkirakan akan tertahan.
3. Likuiditas Tipis Akibat Libur Imlek
Volume perdagangan di pasar Asia terpantau lebih rendah dari biasanya karena libur panjang Tahun Baru Imlek di China dan beberapa negara Asia lainnya. Likuiditas yang tipis seringkali memicu volatilitas harga yang mendadak jika ada rilis data ekonomi atau berita fundamental yang mengejutkan.
Outlook Teknis XAU/USD
Secara teknikal, emas saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah rally panjang. Berikut adalah level kunci yang perlu diperhatikan trader hari ini:
- Resisten Kunci: $5.046 (High 13 Februari) dan $5.100. Penembusan di atas level ini akan membuka jalan menuju rekor tertinggi baru.
- Support Utama: $4.935 – $4.950. Jika harga jatuh di bawah area ini, koreksi lebih dalam menuju $4.860 mungkin terjadi.
Kesimpulan:
Sentimen pasar saat ini cenderung mixed namun tetap memiliki bias bullish akibat faktor geopolitik. Fokus investor selanjutnya akan tertuju pada rilis data PDB Q4 dan PCE Price Index AS besok malam untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah inflasi.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif, bukan merupakan saran investasi atau sinyal trading. Perdagangan Forex melibatkan risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda memahami risiko yang terlibat sebelum melakukan transaksi.






