idnfx (03/03/2026) – Pasar mata uang global mengalami volatilitas tinggi pada perdagangan Selasa, 3 Maret 2026. Penguatan eksponensial Indeks Dolar AS menjadi motor utama yang menekan mayoritas mata uang utama (major pairs) ke level terendah baru, sementara aset safe-haven seperti Emas masih bertahan di area premium.
1. Indeks Dolar (DXY): Safe Haven Dominan
Berdasarkan data teknikal terbaru, Indeks Dolar berhasil menembus level psikologis 99.00 dan saat ini diperdagangkan di kisaran 99.300. Kenaikan tajam ini dipicu oleh kombinasi data inflasi AS yang tetap “bandel” serta eskalasi konflik di Timur Tengah yang mendorong aliran dana ke aset aman.
Selama Indeks Dolar bertahan di atas support 99.00, target berikutnya berada di zona 100.00. Indikator momentum menunjukkan kondisi overbought, namun belum ada tanda-tanda pembalikan arah (reversal) yang signifikan.
2. EUR/USD & GBP/USD: Tertekan Arus Risk-Off
Mata uang Eropa mengalami aksi jual besar-besaran. EUR/USD kini terjerembap di level 1.16010, menembus level confluent support kuat di 1.1740. Begitu juga dengan GBP/USD yang merosot tajam ke area 1.32998.
Pelemahan ini mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap dampak tarif dagang baru yang mulai berlaku serta perlambatan ekonomi di zona Euro. Secara teknikal, EUR/USD berisiko menuju 1.1550 jika penutupan harian tetap di bawah 1.1650.
3. USD/JPY: Mendekati Zona Intervensi
Pasangan USD/JPY melanjutkan reli bullish hingga menyentuh 157.790. Pelemahan Yen yang berkelanjutan ini kembali memicu spekulasi intervensi dari Kementerian Keuangan Jepang mengingat harga sudah mendekati level krusial 160.00.
4. Harga Emas (XAU/USD): Konsolidasi di Puncak
Meskipun Dolar menguat, Emas tetap kokoh di level $5,268.91 per troy ounce. Harga sempat mengalami koreksi tipis dari puncaknya di $5,400, namun ketegangan geopolitik AS-Iran menjaga minat beli tetap tinggi di area $5,100 – $5,200.
Kesimpulan
Sentimen pasar hari ini didominasi oleh “Safe Haven Demand”. Penguatan Dolar kemungkinan besar masih akan berlanjut hingga rilis data tenaga kerja (NFP) akhir pekan ini.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif, bukan merupakan saran investasi atau sinyal trading. Perdagangan Forex melibatkan risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda memahami risiko yang terlibat sebelum melakukan transaksi.






