idnfx (23/02/2026) – Kondisi pasar forex hari ini, Senin, 23 Februari 2026, menunjukkan dinamika yang cukup volatil bagi Indeks Dolar AS (DXY). Setelah sempat mencoba menguat di pekan sebelumnya, pergerakan “The Greenback” kini terjebak di zona konsolidasi dengan kecenderungan melemah.
Bagaimana proyeksi pergerakan DXY hari ini? Mari kita bedah dari sisi fundamental dan teknikal.
Mengapa DXY Melemah Hari Ini?
Berdasarkan data terbaru, ada beberapa faktor utama yang menekan posisi Dolar AS di pasar global:
- Ketidakpastian Kebijakan Tarif: Pasar bereaksi negatif terhadap langkah Presiden Trump yang berencana menaikkan tarif global dari 10% menjadi 15%. Keputusan ini diambil menyusul putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan rezim tarif sebelumnya, memicu kekhawatiran akan perang dagang yang lebih luas dan gangguan rantai pasokan global.
- Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi (PDB): Rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) AS untuk Kuartal IV-2025 menunjukkan penurunan signifikan dari 4,4% menjadi 1,4% (YoY). Angka ini jauh di bawah ekspektasi pasar, mencerminkan dampak negatif dari penutupan pemerintahan (government shutdown) yang berlangsung selama 43 hari.
- Data Inflasi PCE yang “Sticky”: Meskipun ekonomi melambat, indeks harga Core Personal Consumption Expenditures (PCE) tetap bertahan di angka 3,0%, masih di atas target 2% yang ditetapkan Federal Reserve. Kondisi stagflasi ini membuat investor ragu untuk bertaruh besar pada penguatan Dolar.
Menakar Level Kunci DXY
Berdasarkan grafik yang diunggah (Timeframe 4H dan 1D), terlihat bahwa DXY saat ini diperdagangkan di kisaran 97.660.
| Level Kunci | Angka Indeks | Keterangan |
| Resisten Kuat | 98.00 – 98.24 | Area rebound yang gagal ditembus pada awal Februari. |
| Resisten Terdekat | 97.88 | Level tertinggi Februari yang menjadi penghalang kenaikan hari ini. |
| Support Terdekat | 97.40 | Level support psikologis berdasarkan pergerakan candle 4H terbaru. |
| Support Kuat | 96.88 | Level pembukaan mingguan yang harus dijaga agar tren tidak berbalik bearish total. |

Pada grafik 4 Jam (4H), harga menunjukkan upaya pemulihan (rebound) kecil setelah menyentuh area 97.40. Namun, momentum masih terlihat lemah karena terhalang oleh Moving Average dan sentimen negatif di pasar New York. Sedangkan pada grafik Harian (1D), DXY masih bergerak di dalam koridor konsolidasi lebar setelah jatuh dari level 99.00 di awal tahun.
Sentimen Pasar dan Prediksi Pekan Ini
Pasar saat ini berada dalam mode “Wait and See”. Di satu sisi, ketegangan geopolitik (seperti isu AS-Iran) biasanya memicu aliran dana ke aset safe-haven seperti Dolar. Namun, di sisi lain, kebijakan tarif domestik AS justru membuat investor mencari alternatif lain seperti Euro (EUR) atau Yen (JPY).
Kesimpulan untuk Hari Ini:
DXY diprediksi akan bergerak sideways dengan bias bearish di rentang 97.40 – 97.90. Jika harga gagal menembus 97.88, ada peluang bagi DXY untuk kembali mengetes area support di bawah 97.50.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif, bukan merupakan saran investasi atau sinyal trading. Perdagangan Forex melibatkan risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda memahami risiko yang terlibat sebelum melakukan transaksi.






