idnfx (07/03/2026) – Indeks Dolar (DXY) saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah mencatatkan reli kuat di awal Maret. Meski secara mingguan Dolar masih mencatatkan kenaikan sekitar 1,4% – 1,5%, pergerakan hari ini menunjukkan adanya tekanan koreksi teknikal yang dipicu oleh kombinasi data ekonomi domestik dan sentimen geopolitik.
Tren & Struktur Harga

- DXY telah menembus pola ascending dari area 96.00 dan sempat menyentuh level tertinggi di kisaran 99.40. Saat ini, harga sedang menguji kekuatan di atas level psikologis 99.00.
- Harga saat ini terpantau di level 98.855. Terlihat adanya pola mean reversion atau penarikan kembali (pullback) setelah menyentuh area overbought di resistansi Januari.
Level Kunci Hari Ini
| Kategori | Level Harga | Keterangan |
| Resistansi Utama | 99.38 – 99.50 | Area tinggi Januari; penembusan di atas ini akan memicu reli menuju 100.00. |
| Support Terdekat | 98.55 – 98.68 | Level retracement kunci yang harus dijaga untuk mempertahankan struktur bullish. |
| Support Krusial | 98.24 | Level pembukaan tahunan (Yearly Open) dan area Moving Average 200-hari. |
Driver Utama: Geopolitik vs Fundamental
- Faktor Bullish (Safe-Haven): Eskalasi konflik di Timur Tengah (serangan ke Iran) mendorong investor beralih ke USD sebagai aset lindung nilai. Lonjakan harga minyak juga meningkatkan ekspektasi inflasi, yang secara historis mendukung penguatan Dolar.
- Faktor Bearish (Data NFP): Rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) Februari 2026 menunjukkan penurunan tak terduga sebesar 92.000 pekerjaan. Ini merupakan penurunan bulanan terbesar sejak akhir tahun lalu, yang memaksa pasar mempertimbangkan kembali potensi pelonggaran kebijakan oleh Federal Reserve.
Pengaruh Terhadap Beberapa Major Pairs
Pergerakan Dolar AS yang fluktuatif akibat data tenaga kerja (NFP) dan ketegangan geopolitik memberikan dampak yang bervariasi pada pasangan mata uang mayor. Korelasi antar aset saat ini menunjukkan pola risk-off yang kuat.
EUR/USD: Mencoba Rebound dari Support Krusial
Pasangan mata uang ini sedang berupaya memanfaatkan koreksi teknikal DXY untuk keluar dari tekanan jual.
- Kondisi Teknikal: EUR/USD terpantau tertahan di area support 1.0850. Penurunan DXY dari level 99.40 memberi ruang bagi Euro untuk melakukan relief rally.
- Level Kunci:
- Resistansi: 1.0960 – 1.1000 (Area krusial untuk pembalikan tren jangka pendek).
- Support: 1.0820 (Level terendah baru jika sentimen DXY kembali menguat).
Selama harga berada di bawah 1.1000, bias jangka menengah tetap bearish. Fokus pasar tertuju pada kebijakan ECB dalam merespons inflasi energi akibat konflik Timur Tengah.
USD/JPY: Pertarungan Dua Aset Safe-Haven
Berbeda dengan Euro, Yen Jepang (JPY) juga mendapatkan permintaan sebagai aset aman (safe-haven), yang membuat pergerakan USD/JPY cenderung lebih terbatas (sideways).
- Kondisi Teknikal: Pasangan ini tertahan di kisaran 149.50 – 150.80. Meskipun DXY menguat secara mingguan, kekuatan Yen mencegah USD/JPY melaju terlalu jauh ke atas.
- Level Kunci:
- Resistansi: 151.50 (Area breakout potensial).
- Support: 148.20 (Target koreksi jika intervensi verbal dari otoritas Jepang meningkat).
Ketegangan geopolitik global membuat investor ragu untuk melepas Yen secara masif, meskipun selisih suku bunga (yield differential) masih memihak Dolar AS.
Kesimpulan: DXY berada dalam tren naik jangka menengah, namun secara teknikal sedang mengalami koreksi sehat. Selama harga bertahan di atas 98.55, prospek bullish menuju level 100.00 masih terbuka lebar. Namun, penutupan di bawah 98.24 akan membatalkan skenario penguatan ini.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif, bukan merupakan saran investasi atau sinyal trading. Perdagangan Forex melibatkan risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda memahami risiko yang terlibat sebelum melakukan transaksi.






