Beranda pendidikan forex Mengupas SBR dan RBS Pada Analisa Teknikal

Mengupas SBR dan RBS Pada Analisa Teknikal

140
0
BERBAGI

Dalam cara analisa trading forex, terlebih analisa teknikal Area Support serta Resistance yaitu satu diantara faktor perlu dalam cara analisa trading, di mana ruang ini memberi kita satu deskripsi ketertarikan Beli serta Jual beberapa Trader. Serta keterangan tentang Dukungan serta Resistance

 

Nah, dalam artikel ini, saya menginginkan sharing info kelanjutan dari seri Support serta Resistance, tentang Support Become Resistance SBR serta Resistance Become Support RBS, di mana ini yaitu satu keadaan yang pantas kita kenali serta mengerti dalam lakukan analisis teknikal.

 

Apa sih SBR dan RBS?

 

SBR (Support Become Resistance) yaitu satu keadaan, di mana Area Support beralih peranannya jadi Area Resistance, sebelumnya menerangkannya, mohon cermati gambar berikut ini :

Oke, kotak hitam awalannya yaitu satu ruang Support (mempunyai ketertarikan beli yang tinggi), lantas pada lingkaran biru, terlihat harga dapat melalui/breakout ruang ini serta candle tertutup prima di bawah area Support. Terbreakoutnya ruang ini buat Area Support beralih peranan jadi Resistance, di mana waktu harga kembali masuk ruang ini, harga alami rejeksi kuat di mana ruang ini saat ini mempunyai Ketertarikan Jual yang tinggi hingga harga alami penurunan kembali, hal semacam ini juga akan jadi makin akurat apabila berlangsung dalam arus Downtrend, apabila melawan tren, peluang juga akan jadi reversal maupun Fake Breakout.

 

RBS (Resistance Become Support) yaitu satu keadaan, di mana Area Resistance beralih fungsinya jadi Area Support, sebelumnya menerangkannya kembali, mohon cermati gambar berikut ini :

 

Oke, kotak hitam awalannya yaitu satu area Resistance (mempunyai minat jual yang tinggi), lantas pada lingkaran merah, terlihat harga dapat melalui/breakout area ini serta candle tertutup prima diatas area Resistance. Terbreakoutnya area ini buat Area Resistance beralih peranan jadi Support, di mana waktu harga kembali masuk area ini, harga alami rejeksi kuat di mana area ini saat ini mempunyai Ketertarikan beli yang tinggi hingga harga alami kenaikan kembali, hal semacam ini akan jadi makin akurat apabila berlangsung dalam arus Uptrend, apabila melawan tren, peluang akan jadi reversal maupun Fake Breakout.

 

Langkah Terbaik Menggunakan SBR dan RBS

 

Baiklah, saya juga akan coba menerangkan dengan memakai contoh RBS (Resistance Become Support). Pada gambar, kotak hitam yaitu ruang Resistance. Waktu harga berhasil membreakout ruang ini, jadi area ini juga berpindah peranan jadi area Support.

 

Untuk menggunakan area RBS ini, sama dengan memakai area Support umum. Di mana kita mesti lihat alur serta reaksi harga waktu masuk area RBS ini serta mencari kesempatan entry Beli (Buy) karna berubahnya Resistance jadi Support, mengisyaratkan kalau arus desakan Buyer jadi semakin lebih besar.

 

Jadi pada dasarnya, ini yaitu satu peralihan peranan saja untuk Area Support atau Area Resistance jadi kebalikannya serta tingkatkan kesempatan keberlanjutan sesudah breakout dan bisa digunakan beberapa trader untuk melihat arah kuat setelah itu.

dalam analisis teknikal, kekuatan mengerti serta menyesuaikan di setiap perubahan yang berlangsung pada market yang dinamis sangat penting, salah satunya adalah mengerti keadaan SBR serta RBS ini. Hingga tidak ada kata berhenti untuk belajar disetiap transaksi. Mudah-mudahan artikel ini dapat membantu anda meningkatkan tehnik serta pengetahuan trading anda.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.