Beranda pendidikan forex Launching Notulen BoJ Mempengaruhi Pergerakan Yen

Launching Notulen BoJ Mempengaruhi Pergerakan Yen

973
0
BERBAGI
COPYRIGHT Jeffrey Friedl

Dalam perdangan hari ini pergerakan Yen kembali menurun pada sebagian besar mata uang utama hari Rabu 20/3, karena timbulnya bias dovish dalam launching notulen rapat Bank of Japan.

 

Pada awal session New York, pasangan USD/JPY masih tetap menempati pada posisi 111.47, sesudah cetak posisi paling tinggi harian pada posisi 111.69. Pasangan EUR/JPY pun mencatat kenaikan 0.10 % pada  126.60.

 

Dalam notulen rapat BoJ yang diadakan bulan Januari lantas, tersingkap jika beberapa peserta rapat alami ketidaksamaan opini berkenaan dengan outlook kebijaksanaan moneter mendatang.

 

Sejumlah besar peserta rapat sepakat untuk tidak mengubah kebijaksanaan moneter membiarkan suku bunga masih -0.1 % serta tujuan yield obligasi periode panjang seputar 0 %.

 

Akan tetapi, seseorang peserta ajukan referensi supaya BoJ mengambil ancang-ancang untuk meningkatkan stimulus moneter untuk memberi dukungan perolehan tujuan inflasi. Perihal ini menggerakkan Yen masuk ruang bearish dalam perdagangan session Asia.

 

Beberapa peserta rapat yang lain mengingatkan juga jika beberapa bank regional sudah ambil resiko terlalu berlebih untuk mengamankan profitabilitas di dalam iklim suku bunga super rendah.

 

Dalam kerangka ini, efektifitas suku bunga rendah yang diaplikasikan oleh BoJ mulai dipertanyakan, sebab dipandang tidak memberi dukungan perolehan tujuan inflasi serta malah meneror kestabilan keuangan.

 

Anggota rapat BoJ ini mengutarakan jika diperlukan analisa serta pertimbangan selanjutnya tentang jalinan pada inflasi dengan tingkat suku bunga atau basis moneter, demikian tercatat dalam notulen rapat itu.

 

Seperti didapati, bank sentra Jepang sudah memastikan tujuan inflasi tahunan pada posisi 2 %. Namun, laju inflasi terbaru cuma sampai 0.2 % Year-on-Year.

 

Beberapa pihak bahkan juga memprediksi jika tujuan itu baru akan terwujud seputar tahun 2021 yang akan datang. Walau sebenarnya, bila BoJ menjaga tujuan yang sama, jadi mereka mesti selalu menjalankan stimulus moneter berkelanjutan yang di kuatirkan bisa mengakibatkan kerusakan kesetimbangan skema keuangan domestik.

 

Oleh karenanya, sekarang muncul spekulasi tentang peluang bank sentra Jepang membuat revisi turun tujuan inflasinya, atau berubah pada tujuan dalam bentu  spesifik. Menurut David Cottle dari DailyFX, bila hal tersebut terwujud, jadi dapat menyiapkan suport bullish buat Yen dari bidang internal.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.