Beranda pendidikan forex Cara Trading Forex Menggunakan Camarilla Pivot

Cara Trading Forex Menggunakan Camarilla Pivot

182
0
BERBAGI

Tehnik pivot points adalah salah satunya taktik trading forex yang banyak dipakai trader untuk mengidentifikasi level-level yang mungkin menjadi dukungan serta resistance.

 

Lebih mudahnya, pivot poin serta level-level dukungan serta resistance yang dibuat lewat perhitungan spesifik dipandang adalah ruang dimana harga punya potensi akan berubah arah.

 

Pivot poin jadi begitu menarik sebab sekurang-kurangnya salah satunya pemicu: dia begitu obyektif. Tidak seperti tanda teknikal lainnya yang membutuhkan interpretasi yang pasti begitu di pengaruhi oleh jam terbang yang dipunyai si trader.

 

Bahkan juga tidak seperti Fibonacci retracements yang masih tetap membutuhkan preferensi si trader dalam memastikan swing high serta swing low.

 

Aplikasi Taktik Pivot

Taktik trading yang berdasarkan pada pivot points umumnya dipakai menjadi taktik trading periode pendek. Beberapa trader yang mempergunakannya umumnya mencari gerakan yang tidaklah terlalu besar, pas dengan style trading intraday mereka.

 

Seperti dalam taktik trading yang manfaatkan dukungan serta resistance, beberapa trader dapat pilih apa mereka akan mengaplikasikan taktik bounce/range-bound, breakout, atau bahkan juga kedua-duanya.

 

Beberapa trader yang berpedoman memahami range-bound umumnya manfaatkan pivot untuk mencari titik-titik reversal balik arah. Mereka akan mencari kesempatan buy di ruang dukungan serta mencari kesempatan sell di ruang resistane.

 

Demikian sebaliknya, beberapa trader yang bergaya breakout akan menanti sampai dukungan tembus untuk mencari kesempatan sell. Demikian sebaliknya mereka akan menanti tembusnya resistance untuk mencari kesempatan buy.

 

Memahami Taktik Camarilla Pivot

Taktik Camarilla pivot setelah itu kita ucap Camarilla adalah salah satunya turunan taktik pivot points. Taktik ini serupa dengan nenek moyangnya, si pivot points tersebut, tapi lebih lengkap untuk dipakai menjadi satu taktik trading. Taktik ini dibuat oleh Nick Stott seputar tahun 1989 serta masih tetap popular sampai sekarang ini.

 

Pada intinya ada tujuh garis sebagai sisi terpenting dari taktik ini, yakni:

 

  • H5 = long breakout sasaran
  • H4 = long breakout
  • H3 = short pivot
  • Pivot Poin PP
  • L3 = long pivot
  • L4 = short breakout
  • L5 = short breakout sasaran

 

Level-level tertera di atas didapat lewat rumus tersebut:

 

  • H5 = H/L × C
  • H4 = C+ RANGE × 1,1/2
  • H3 = C+ RANGE × 1,1/4
  • PP = H + L + C / 3
  • L3 = C– RANGE × 1,1/4
  • L4 = C– RANGE × 1,1/2
  • L5 = C– H5 – C

 

Posisinya:

  • C = Closing Price harga penutupan hari yang sebelumnya
  • H = High harga paling tinggi hari yang sebelumnya
  • L = Low harga paling rendah hari yang sebelumnya
  • RANGE = harga paling tinggi, harga paling rendah hari yang sebelumnya

 

Jika dilukiskan di chart, kurang lebih memiliki bentuk bakal jadi ini: taktik trading forex, taktik forex, taktik trading forex camarilla.

 

Sebetulnya terdapat beberapa tehnik yang dapat di kembangkan, tapi masih dasarnya ialah bounce serta breakout trading. Di bawah ini ialah beberapa tehnik yang dapat Anda coba:

 

Tehnik bounce: bila harga di buka diantara H3 serta L3, Anda dapat buka tempat buy, bila: Harga berjalan dikit ke bawah L3 akan tetapi lalu sukses kembali berjalan naik ke atas garis L3.

 

Beberapa trader pilih untuk mengkolaborasikan dengan konfirmasi dari tanda trading seperti candlestick pattern. Ada pula yang mengkolaborasikan dengan tanda teknikal seperti menggunakan stochastic oscillator.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.