Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Yuan Jadi Kambing Hitam Konflik Mata Uang AS

Yuan Jadi Kambing Hitam Konflik Mata Uang AS

29
0
BERBAGI

Pihak Amerika Serikat klaim China jadi Penipuan mata uang dengan biarkan yuan terus melemah. Tetapi, malah AS lah yang dipandang ingin mengawali perang mata uang dengan jadikan China jadi kambing hitam.

 

Depkeu AS menunjuk Cina jadi manipulator mata uang di hari Senin sesudah yuan menurun ke posisi 7 yuan untuk per dolar AS di awal minggu ini. Ini ialah kali pertamanya semenjak perdagangan yuan offshore diawali di Hong Kong pada 2010, serta pertama-tama di pasar on shore semenjak April 2008.

 

Tetapi pengamat dari Akademi Pengetahuan Sosial Tiongkok Yu Yongding memandang tuduhan China jadi manipilator mata uang ialah hal yang tidak logis.

 

Adalah satu hal konyol untuk melabeli China jadi manipulator mata karena hanya satu pertukaran kecil pada nilai tukar pada sebuah hari perdagangan, katanya seperti diambil South China Morning Post.

 

Amerika Serikat sedang berusaha untuk mengawali perang mata uang, serta sudah bergegas cari fakta untuk mengerjakannya dengan menuding China, sambungnya. Presiden Amerika Serikat Donald Trump memang seringkali melemparkan gagasannya jika the greenback sekarang begitu kuat.

 

Ini mendesak daya saing produk AS di pasar export. Lebih jauh, Yu memandang tindakan pemerintahan Presiden AS Donald Trump ini akan buka efek krisis ekonomi global lebih lebar. Ditambah lagi eskalasi perang dagang terus bertambah.

 

Awalnya Departemen Keuangan AS menyebutkan China sudah lakukan langkah konkret dalam beberapa waktu paling akhir untuk mendevaluasi mata uangnya sekalian menjaga persediaan devisa yang besar.

 

Kerangka aksi ini serta tidak masuk akalnya fakta kestabilan pasar China memperjelas jika arah devaluasi mata uang China ialah untuk memperoleh keunggulan bersaing yang tidak adil dalam perdagangan internasional, catat Departemen Keuangan AS.

 

Pengakuan itu keluar tidak lama sesudah Trump bercuit dengan menuduh China terus terjebak dalam kecurangan mata uang. Walau mendapatkan dakwaan yang tajam, tetapi Yu memandang China akan memberi tanggapan dengan cara langsung.

 

Saya tidak berpikir China akan ambil aksi balasan, katanya. Sebaliknya, dia yakini China akan menjaga maksudnya untuk bikin nilai tukar yuan lebih fleksibel.

 

Gubernur Peoples Bank of China PBOC Yi Gang awalnya menjelaskan jika nilai tukar yuan dipastikan oleh pasar. Diluar itu bank sentra China memperjelas jika Beijing tidak punya niat untuk memakai yuan jadi alat untuk mengurus efek dari perang dagang.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.