Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Valas Asia Melemah, Dolar Anjlok dan IMP AS Sudah Terlihat

Valas Asia Melemah, Dolar Anjlok dan IMP AS Sudah Terlihat

45
0
BERBAGI
Rupiah menguat

Sampai Jumat hari ini mata uang Asia masih tetap berada dalam kisaran ketat, sementara itu dolar sedikit bergerak karena libur pasar AS menyebabkan pedagang menjadi sedikit. Walaupun fokus sekarang sudah beralih ke pembaca aktivitas bisnis utama yang akan dirilis hari ini.

Tentu saja untuk sebagian besar mata uang regional diprediksi mengalami kenaikan mingguan di tengah meningkatnya keyakinan jika saja The Fed telah tuntas dalam menaikkan suku bunga. Jelas saja gagasan ini mengantarkan dolar pada posisi terendah dalam tiga bulan di awal pekan.

Pergerakan Valas Asia Baru-Baru Ini

Akan tetapi, greenback terlihat menguat dalam beberapa sesi terakhir, setelah data tenaga kerja AS yang kuat dan beberapa sinyal hawkish dari risalah pertemuan The Fed baru-baru ini. Lemahnya indeks manajer pembelian (PMI) dari zona euro dan Jepang memberikan sinyal negatif khususnya terhadap pasar regional. Seiring dengan semakin menurunnya prospek perekonomian global. Tentu volume perdagangan juga tertahan, ini karena dampak hari libur AS.

Untuk pergerakan beberapa mata uang Asia yang semakin melemah diantaranya adalah yuan Tiongkok mengalami penurunan sebesar 0,1 persen. Akan tetapi, mata uang ini masih tetap berada dalam jangkauan level tertinggi dalam empat bulan setelah serangkaian penetapan titik tengah harian yang kuat oleh Bank Rakyat Tiongkok.

Dengan yuan kembali mengalami kenaikan khususnya pada pekan ini. Tentu saja ini menjadi kenaikan mingguan keempat secara beruntun karena melanjutkan rebound dari level terendah dalam satu tahun. Untuk yen Jepang juga mengalami kenaikan tipis sebesar 0,1 persen, dampak data menunjukkan bahwa inflasi konsumen berkembang sedikit lebih rendah dari prediksi pada bulan Oktober.

Kemudian, dolar Australia tetap meneruskan kenaikan mingguan sebesar 0,7 persen menyusul tanda inflasi yang sedikit hawkish dari Reserver Bank. Namun, untuk won Korea Selatan mengalami penurunan sebesar 0,3 persen dan diprediksi mengalami penurunan mingguan sebesar 0,7 persen. Rupee India sekarang diperdagangkan sideways setelah mencapai rekor terendah pada awal pekan ini.

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.