Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental USD/JPY Anjlok Akibat Eskalasi Konflik Dagang AS Dengan China

USD/JPY Anjlok Akibat Eskalasi Konflik Dagang AS Dengan China

39
0
BERBAGI

Pasangan USD/JPY roboh seputar 0.3 % ke  109.65 pada pertengahan session Eropa 13/5. Kecemasan aktor pasar bertambah bersamaan dengan menghangatnya perselisihan dagang di antara Amerika Serikat serta China.

 

Kondisi berlanjut hingga menyebabkan penambahan ketertarikan atas aset-aset Safe Haven seperti Yen Jepang, Franc Swiss, serta Gold. Sebaliknya, permasalahan  menyebabkan kejatuhan Yuan China serta stagnasi pada indeks Dolar AS DXY.

 

Dalam perundingan akhir minggu lalu, perundingan perdagangan di antara AS serta China selesai buntu. Washington tuntut janji dari China supaya mengubah undang-undangnya dengan konkrit.

 

Tetapi, Beijing menolaknya sebab dipandang bisa bikin rugi kebutuhan China. Selain itu, kenaikan biaya import dari 10 % jadi 25 % mulai dipakai oleh AS atas USD200 Miliar produk asal China di hari Jumat malam.

 

Konflik di antara Amerika Serikat serta China tentang perdagangan sudah bertambah intensitasnya;  hari Yen merasakan kenaikan, sedang Yuan China serta Dolar Australia mundur jadi hasilnya, tutur Masafumi Yamamoto, ahli taktik forex dari Mizuho Securities.

 

Dia memberikan tambahan, Namun, reaksi mata uang keseluruhannya hanya terbatas, sebab terdapatnya beberapa faktor yang memberi dukungan keinginan buat persetujuan selanjutnya nantinya, contohnya peluang pertemuan presiden ke-2 negara pada arena G20.

 

Penasehat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow, menjelaskan pada alat jika Donald Trump serta Xi Jinping peluang bertemu dalam arena itu di Jepang di akhir bulan Juni akan datang.

 

Sebelumnya ada kejelasan tentang gagasan pertemuan bilateral itu, nampaknya aktor pasar rasakan butuh untuk tingkatkan koleksi aset-aset Safe Haven-nya. Tetapi, beberapa analis memandang jika kesempatan pelemahan Dolar AS selanjutnya vs Yen itu hanya terbatas saja.

 

Kisaran gerakan harga Dolar/Yen jelas sudah berubah turun. Tetapi, susah buat Dolar untuk jatuh kembali pada posisi paling rendah yang disentuhnya vs Yen pada awal tahun, karena begitu kokohnya data ekonomi AS akhir-akhir , tutur Koji Fukaya dari FPG Securities Tokyo.

 

Sambungnya,  bisa menjadi permasalahan mengidentifikasi bagaimana perselisihan perdagangan merubah situasi perekonomian beberapa negara yang ikut serta lebih jauh, contohnya di Amerika Serikat.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.