Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental US Dolar Terpeleset Karena Sentimen Resiko Bertambah

US Dolar Terpeleset Karena Sentimen Resiko Bertambah

80
0
BERBAGI

US Dolar terevisi dari paling tinggi lebih dari 3 bulan karena hasrat resiko kembali dengan saham semakin tinggi, walau investor masih tetap waspada di tengah-tengah kekuatiran mengenai variasi virus corona yang paling menyebar.

Safe haven yang lain, yen Jepang, turun juga pada dolar, karena penghindaran resiko berkurang.

Pada perdagangan sore di New York, index dolar, ukuran nilainya pada enam mata uang khusus turun 0,2% jadi 92,755. Di hari Selasa, index capai tingkat paling tinggi lebih dari 3 bulan.

Aktor pasar masih tetap bullish pada prospect dolar, minimal sepanjang beberapa waktu di depan.

Beberapa langkah stimulan Federasi Reserve atau kelonggaran kuantitatif sudah meredam dolar karena tingkatkan suplai mata uang dalam mekanisme keuangan.

Dolar Australia, disaksikan sebagai proksi likuid untuk hasrat resiko, jatuh ke tingkat paling rendah semenjak November saat sebelum cukup sembuh. Itu paling akhir naik 0,4% pada US$0,7357, sementara dolar Selandia Baru naik 0,9% jadi US$0,6976.

Dua negara sisi paling besar Australia memberikan laporan kenaikan ta dalam kasus COVID-19 baru di hari Rabu, an pada keinginan jika limitasi kuncian akan ditarik.

Pound Inggris, yang di hari Selasa capai tingkat paling rendah semenjak Februari, naik 0,6% pada $ 1,3715.

Riset menunjuk ke kebuntuan di antara Inggris dan Uni Eropa. Perdana Menteri Boris Johnson menjelaskan pemerintahnya akan merinci pendekatannya pada Prosedur Irlandia Utara ke parlemen Inggris di hari Rabu. Kasus COVID-19 di Inggris naik.

Euro naik 0,2% versi dolar jadi $ 1,1797. Pasar mata uang menunggu tatap muka Bank Sentra Eropa ECB di hari Kamis. Suara dovish diharap sesudah Presiden ECB Christine Lagarde meramalkan peralihan tutorial dalam sebuah interviu minggu kemarin.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.