Beranda Analisa Forex No Deal BREXIT Akan Menimbulkan Banyak Problematika

No Deal BREXIT Akan Menimbulkan Banyak Problematika

33
0
BERBAGI
Greek Prime Minister Alexis Tsipras gives a press conference during the Greek-Serbian High-Level Cooperation Council, in Thessaloniki on July 13, 2017. / AFP PHOTO / SAKIS MITROLIDIS (Photo credit should read SAKIS MITROLIDIS/AFP/Getty Images)

Alexis Tsipras eks Perdana Menteri Yunani mengingatkan dampak penyebaran Brexit tanpa ada persetujuan pada ekonomi negara lain.

Menurut dia ekonomi Uni Eropa yang lebih kuat sekarang dalam efek besar jika Brexit tanpa ada persetujuan berlangsung sebab jalinan mereka yang dekat sama Inggris.

Steve Sedgwick di Komunitas Ambrosetti di Cernobbio, Italia, menjelaskan jika keluarnya Inggris dari Uni Eropa tanpa ada persetujuan sah semestinya dijauhi lewat cara apapun.

Saya fikir kerusakannya akan besar sekali serta itu akan berlangsung pada kita. Tentunya untuk masyarakat negara Inggris serta Inggris pertama kali, tapi bukan sekedar buat mereka, katanya.

Saya fikir kehancuran besar akan berlangsung bila ada Brexit tanpa ada persetujuan untuk semua negara anggota Eropa serta khususnya untuk beberapa negara kuat, ekonomi mereka benar-benar tersambung dengan ekonomi AS, paparnya.

Peringatan Tsipras ini ada sesudah minggu yang penting dalam politik Inggris yang mempertontonkan Partai Konservatif yang berkuasa kehilangan suara mayoritasnya di House of Commons serta Pertama Menteri Baru Inggris Boris Johnson menanggung derita 4 kali kekalahan di parlemen yang relevan di tangan anggota parlemen oposisi.

Satu undang-undang yang memaksakan Johnson untuk minta perpanjangan lain sampai batas waktu Brexit 31 Oktober akan di tandatangani di hari Senin serta Johnson akan tidak berhasil dalam usahanya untuk membuat penentuan awal.

Johnson sudah berkali-kali menjelaskan Inggris harus tinggalkan Uni Eropa dengan tenggat waktu sekarang kerjakan atau mati, apapun yang berlangsung meskipun itu bermakna pergi tanpa ada persetujuan.

Brexit tanpa ada persetujuan, dimana Inggris harus berdagang berdasar ketentuan WTO tanpa ada waktu peralihan, dilihat jadi hal yang dengan ekonomis dirusak oleh beberapa orang.

Satu laporan minggu ini menjelaskan pengenaan kendala biaya serta non-tarif di antara Inggris serta UE bisa menjadi surprise besar buat perekonomian, sesaat penurunan sterling diperkirakan akan meningkatkan inflasi serta kurangi gaji riil.

Tsipras, sebagai pemimpin Yunani pada 2015 sebelum disapu oleh Kyriakos Mitsotakis dari Demokrasi Baru pada penentuan awal tahun ini, menjelaskan jika Brexit dapat benar-benar negatif untuk kelas pekerja Inggris serta negara yang paling rawan bila tidak ada pergantian radikal dalam arah dengan penarikan.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.