Beranda Analisa Forex NFP Belum Pasti, Dolar AS Tidak Beranjak

NFP Belum Pasti, Dolar AS Tidak Beranjak

35
0
BERBAGI

Sesudah launching data NFP untuk hari ini, DXY bergerak dalam rata-rata hanya terbatas seputar posisi 98.90-an.

EUR/USD menjaga kenaikan 0.2 % di seputar 1.0982, sedang USD/JPY dalam perdagagan jelang harga pembukaan yang berada posisi 106.91.

Volatilitas rendah sebab aktor pasar berusaha menilai muatan laporan ketenagakerjaan yang bermacam.

Non-farm Payroll serta penghasilan rata-rata meleset dari harapan, tapi tingkat pengangguran AS turun.

US BLS memberikan laporan jika keseluruhan Non-farm Payroll cuma makin bertambah sekitar 136k pada bulan September 2019, meleset dari harapan yang dibanderol pada 145k.

Tetapi, keseluruhan Non-farm Payroll periode awalnya direvisi bergerak naik dari posisi 130k jadi 168k.

Perkembangan penghasilan rata-rata per-jam Average Hourly Earnings meleset jauh dari prediksi awal.

Pergerakan perkembangan upah nyatanya statis 0 % sepanjang bulan September, walau sebenarnya awalnya direncanakan akan naik 0.3 % Month over Month.

Mengakibatkan, perkembangan upah tahunan terkoreksi dari 3.2 % jadi 2.9 % Year on Year.

Meskipun begitu, tingkat pengangguran diadukan turun mencolok dari 3.7 % sampai cetak rekor paling rendah baru pada 3.5 % dalam bulan September.

Keseluruhannya, data-data ini memupus dikit kecemasan pasar tentang prospek krisis di Amerika Serikat.

Meskipun data iklim usaha bidang manufaktur serta non-manufaktur lebih buruk, tapi perekonomian AS yang berbasiskan customer dilihat akan kuat sepanjang pasar tenaga kerja masih kuat.

Pada saat yang sama, data itu tidak cukup kuat untuk merubah prediksi pasar mengenai diperlukannya pemotongan suku bunga penambahan.

Melesetnya angka NFP serta lesunya perkembangan upah adalah signal riil jika bank sentra AS Federal Reserve butuh melapangkan kebijaksanaan moneternya.

Justin McQueen dari DailyFX meencatat, Walaupun headline NFP lebih rendah dari harapan, pasar telah telanjur lebih pesimis sebab data-data AS paling baru .

Data aktual yang meleset dikit dari harapan cukup sudah untuk mengangkat Greenback dikit.

Walau demikian, data masih cukup lemah buat Fed Funds Futures untuk mempertimbangkan 1 kali pemotongan bunga pada bulan Oktober.

Untuk yang akan datang input penting selanjutnya dari data AS akan bersumber dari penjualan ritel yang direncanakan launching pada tanggal 16 Oktober.

Dibanding data-data kegiatan produsen, Dolar AS umumnya lebih peka memberi respon data-data kegiatan customer.

Dalam kerangka ini, laporan Non-farm Payroll serta penjualan ritel punya potensi efek semakin besar daripada hasil survey Purchasing Managers’ Index PMI bidang manufaktur serta non-manufaktur.

Diluar itu, ketetapan trader serta investor biasanya lebih memperhitungkan dampak data pada prediksi kebijaksanaan bank sentra dibanding hubungannya dengan keadaan ekonomi tersebut, sebab imbal hasil asset dikuasai oleh pergantian suku bunga.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.