Beranda Analisa Forex New Zealand: Masih Dibayang-bayangi Wabah Virus Corona

New Zealand: Masih Dibayang-bayangi Wabah Virus Corona

49
0
BERBAGI

Departemen Statistik New Zealand mengumumkan laporan Trade Balance buat bulan Februari 2020 menggunakan hasil surplus $594 juta.

Angka ini lebih baik menurut forecast ekonom yang memprediksi surplus $550 juta, dan lebih baik berdasarkan output bulan sebelumnya yang defisit $414 juta.

Surplus neraca perdagangan di New Zealand sebagian besar didukung oleh meningkatnya permintaan produk susu ke China sebesar 28 persen $191 juta pada basis tahunan.

Dari catatan lain terjadi penurunan pada ekspor produk kehutanan sebesar 27 persen $124 juta dan produk perikanan sebanyak 27 persen $42 juta.

Jika direkap secara holistik, jumlah ekspor produk Selandia Baru dalam bulan Februari bergerak naik 4.5 persen $212 juta menjadi $4.9 miliar.

Total ekspor barang bulan ini naik dibandingkan bulan yang sama tahun 2019, dipimpin dari ekspor susu, khususnya susu bubuk, kata Darren Allan.

Allan menambahkan, meskipun sedang menghadapi wabah Covid-19, ekspor susu ke China permanen tinggi, namun ekspor kayu, daging, dan ikan lebih rendah.

Yang cukup mengejutkan merupakan, buat pertama kalinya semenjak awal 2019, untuk ekspor daging sapi ke AS menjadi lebih tinggi dibandingkan ke China.

Laporan Trade Balance bulan Februari terbilang cukup impresif, tetapi perlu dicatat bahwa dalam bulan kemudian virus Corona belum merambah daratan New Zealand.

Laporan modern memperlihatkan bahwa penderita virus Corona sudah mencapai 47 orang di negeri tadi.

Jumlah perkara Corona diproyeksi akan semakin bertambah melihat penyebaran virus tadi dinilai belum mencapai puncaknya di New Zealand.

Pemerintah New Zealand telah tetapkan untuk melakukan lockdown demi menghadang penyebaran Covid-19, terhitung sejak hari Rabu 25/03 pukul 00:00.

Dr Ashley Bloomfield Direktur Jenderal Kesehatan New Zealand, mengungkapkan bahwa jumlah masalah akan terus meningkat setidaknya buat perhitungan yang dilakukan 10 hari terakhir sebelum diberlakukannya lockdown.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.