Beranda Analisa Forex Menurunnya Pengangguran Di AS

Menurunnya Pengangguran Di AS

55
0
BERBAGI

Tingkat pengangguran Amerika Serikat dekati posisi paling rendah dalam kurung 50 tahun paling akhir semenjak 1969.

Sesuai dengan Reuters, Departemen Tenaga Kerja AS meluncurkan laporan tingkat pengangguran berada di posisi 3,5% pada September. Perkembangan pekerjaan ini bertambah dengan moderat.

Walau masih ada kemelut perdagangan yang memukul bidang manufaktur. Dalam laporan itu, perkembangan gaji alami stagnasi.

Diluar itu, upah manufaktur alami penurunan untuk kali pertamanya dalam enam bulan paling akhir.

Bidang ritel serta utilitas terus melepas pekerjaan. Laporan itu ikuti rangkaian laporan ekonomi yang lemah.

Terhitung penurunan kegiatan manufaktur ke posisi paling rendah lebih dari 10 tahun pada bulan September.

Penurunan tajam dalam perkembangan industri layanan ke posisi yang paling akhir kelihatan pada tahun 2016.

Signal ini tingkatkan kecemasan jika ekonomi AS sedang ke arah krisis.

Tingkat pengangguran umumnya naik mendekati krisis, jadi penurunan baru menggerakkan timeline untuk kekuatan krisis paling lamban akhir 2020, papar Josh Wright, kepala ekonom di iCIMS di New York.

Survey pemerintah tunjukkan nonfarm payroll bertambah 136.000 pekerjaan bulan kemarin. Ekonomi membuat 45.000 semakin banyak pekerjaan pada Juli serta Agustus dari prediksi awalnya.

Ekonom yang disurvei oleh Reuters memprediksi upah akan bertambah sekitar 145.000 pekerjaan pada bulan September.

Penambahan pekerjaan September ada dibawah rata-rata bulanan 161.000 tahun ini, tapi masih di atas seputar 100.000 yang diperlukan tiap bulan untuk menyeimbangi perkembangan populasi umur kerja.

Survey rumah tangga yang lebih kecil darimanakah tingkat pengangguran di turunkan tunjukkan laju naik tajam sebesar 391.000 dalam pekerjaan pada bulan September.

Dengan pertanda jika perang perdagangan yang telah berjalan semenjak 15 bulan di antara pemerintahan Trump dengan China berefek ke ekonomi yang lebih luas.

Walau sebenarnya kemampuan pasar tenaga kerja yang berkepanjangan adalah penyangga penting pada penurunan ekonomi.

Perang dagang sudah mengurangi keyakinan usaha, menenggelamkan investasi serta manufaktur.

Ada pula ketidakpastian politik di Washington sesudah DPR AS yang dikendalikan Partai Demokrat lancarkan penyidikan pemakzulan pada Presiden Donald Trump.

Trump minta Presiden Ukraina untuk menyelidik bekas Wakil Presiden AS Joe Biden, calon penting untuk nominasi presiden Demokrat 2020.

Beberapa faktor ini, dengan inflasi gaji jinak, peluang akan menggerakkan Federal Reserve untuk turunkan suku bunga paling tidak satu kali lagi tahun ini, papar beberapa ekonom.

Bank sentra AS turunkan suku bunga bulan kemarin sesudah kurangi ongkos hutang pada bulan Juli untuk kali pertamanya semenjak 2008, untuk jaga ekspansi ekonomi, saat ini di tahun ke-11, di jalannya.

Gubernur Fed Jerome Powell memperjelas jika ekonomi di AS masih baik, Dia mengatakan pekerjaan bank sentra ialah untuk masih disana sepanjang mungkin.

Prediksi perkembangan ekonomi untuk rata-rata kuartal ke-3 dari 1,3%-1,9%.

Ekonomi yan berkembang sebesar 2,0% memasuki kuartal ke-2, menurun sebesar 3,1% memasuki periode bulan Januari sampai Maret.

Perkembangan yang lebih lamban diperkokoh laporan dari Departemen Perdagangan di hari Jumat yang tunjukkan defisit perdagangan AS 1,6% jadi US$ 54,9 miliar bulan Agustus.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.