Beranda Analisa Forex Menunggu Hasil The FED Cut Rate VS Steady Rate

Menunggu Hasil The FED Cut Rate VS Steady Rate

35
0
BERBAGI

The Federal Reserve mengadakan pertemuan dua hari diawali semenjak Selasa 17/9 sampai Rabu 18/9 waktu Amerika Serikat AS.

Bank Sentra AS ini diperkirakan akan menggunting suku bunga walau di badan The Fed sendiri berlangsung ketidaksamaan tajam.

Ketidaksamaan di Federal Reserve tersangkut prospek ekonomi Paman Sam serta bagaimana Bank Sentra AS akan meresponsnya.

Lonjakan harga minyak sesudah serangan pada sarana minyak Arab Saudi diakhir minggu lalu meningkatkan daftar efek yang ditemui ekonomi AS yang telah melambat karena perang dagang dengan China serta pelemahan ekonomi global.

Reuters memberikan laporan, di satu diantara bagian ruangan rapat besar The Fed, Presiden Fed St. Louis James Bullard serta Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari ada pada pihak yang menggerakkan pentingnya pemotongan tajam ongkos utang untuk menantang inflasi rendah serta kurva imbal hasil US Treasury yang terbalik.

Di lain sisi, Presiden Fed Cposisiand Loretta Mester serta Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker ada dalam tempat melawan penurunan suku bunga.

Dua orang ini melawan penurunan suku bunga pada bulan Juli 2019 kemarin.

Ketua Fed Jerome Powell akan hadapi pekerjaan yang susah untuk terima pandangan-pandangan itu serta alasan yang berlainan dari selusin pembuat kebijaksanaan yang lain untuk memperoleh konsensus.

Rintangan intinya ialah mengerti data ekonomi yang tunjukkan industri manufaktur AS berkontraksi serta inflasi masih lemah, serta saat rumah tangga AS telah gemar belanja serta pemberi kerja meningkatkan banyak pekerjaan.

Konflik itu benar-benar kelihatan. Bila Anda lihat ekonomi ini hari, Anda lihat ekonomi yang bercabang dua. Pertanyaan kuncinya ialah apa kekurangan itu merembes ke ekonomi, serta apa itu semakin kronis, kata Gregory Daco.

Semenjak ketetapan The Fed turunkan suku bunga pada bulan Juli lalu, data ekonomi AS sudah memberi signal bermacam.

Penjualan ritel yang kuat serta perkembangan gaji yang berkepanjangan jadi fakta Presiden Fed Boston Eric Rosengren jika keadaan ekonomi sekarang tidak membetulkan pelonggaran kebijaksanaan moneter selanjutnya.

Ia berlainan opini dalam ketetapan The Fed pada bulan Juli kemarin. Sesaat, perang perdagangan AS-Tiongkok yang sedang berjalan membuat Presiden Fed Dallas Robert Kaplan cemas mengenai melambatnya output inudtri serta penurunan investasi usaha.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.