Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Masih Dibayang-bayangi Tekanan, Dolar AS Sukses Jam Safe Haven Yen

Masih Dibayang-bayangi Tekanan, Dolar AS Sukses Jam Safe Haven Yen

61
0
BERBAGI

Dolar AS kuat tipis pada safe haven yen Jepang di hari Jumat, didorong oleh penambahan harapan pasar untuk kompromi dalam negosiasi perdagangan AS dengan China.

 

Optimisme beberapa pedagang dapat disaksikan dalam dolar Australia, proksi untuk prospek ekonomi Tiongkok, yang selesai 0,19% tambah tinggi, di $0,6998. Tapi kesiagaan masih kelihatan di antara optimisme beberapa investor serta gerakan lintas mata uang terlihat kurang bergairah.

 

Pengukuran kapasitas greenback pada enam mata uang lawannya, indeks dolar AS, selesai melemah 0,16% pada 97,11. Tetapi pada yen, dolar AS memasuki sesi penutupan bergerak naik 0,16% pada ¥109,92.

 

Resiko sebetulnya diperjualbelikan begitu kuat, kata Alan Ruskin, kepala taktik mata uang global di Deutsche Bank. Pada awal minggu lalu, ada langkah-langkah risk-off yang lumayan besar, khususnya dalam dolar/yen, tetapi belumlah ada tindak lanjut riil ini hari, paparnya.

 

Walau Presiden AS Donald Trump di hari Jumat menjelaskan ia tidak tergesa-gesa untuk tanda-tangani persetujuan perdagangan dengan China, beberapa negosiator memberikan laporan perkembangan dalam diskusi waktu mereka mengakhiri perbincangan hari ke-2.

 

diskusi yang bernilai, kata Menteri Keuangan Steve Mnuchin pada wartawan saat ia tinggalkan kantor Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer.

 

Wakil Pertama Menteri China Liu He, negosiator penting negaranya, menjelaskan pada wartawan di hotelnya di Washington jika perbincangan sudah berjalan cukup baik, Bloomberg.

 

Ruskin dari Deutsche Bank menjelaskan, Ada perasaan jika perbincangan akan bersambung. Tentang apa selanjutnya akan ada seperti persetujuan, Ya, tetapi akan terdapat beberapa pendapat untuk sesaat.

 

Penambahan tarif oleh Trump jadi 25% dari 10% pada $200 miliar barang China yang diresmikan di hari Jumat, serta Beijing menjelaskan akan menyerang balik.

 

Ketetapan untuk mengangkat tarif AS atas beberapa barang dari Tiongkok menyebabkan spekulasi di hari Jumat jika Federal Reserve akan memotong suku bunga akhir tahun ini.

 

Departemen Tenaga Kerja memberikan laporan jika harga customer AS naik pada bulan April tapi inflasi yang mendasarinya masih diredam, tunjukkan The Fed bisa menjaga suku bunga tidak beralih untuk sesaat waktu.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.