Beranda Analisa Forex Laporan Inflasi Negara Paman Sam Dilevel Tertinggi Dalam 1.5 Tahun

Laporan Inflasi Negara Paman Sam Dilevel Tertinggi Dalam 1.5 Tahun

55
0
BERBAGI

CPI Consumer Price Index tahunan AS melonjak ke tingkat paling tinggi satu separuh tahun dalam luncurkan informasi yang diterbitkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan AS pada minggu kemarin.

Perihal ini membuat Dolar AS senantiasa menguat walaupun informasi CPI yang umumnya lebih dicermati oleh para trader forex CPI bulanan dilaporkan menyusut.

CPI AS dalam basis bulanan turun ke 0.1 persen di bulan Januari 2020. Hasil tersebut lebih rendah dari periode tadinya yang 0.2 persen, pula lebih rendah daripada ekspektasi ekonom yang memperkirakan stagnasi.

Di sisi lain, inflasi tahunan AS malah berkembang ke tingkat paling tinggi semenjak Oktober 2018. CPI AS buat bulan Januari melesat ke 2.5 persen dari 2.3 persen di bulan Desember 2019.

Perolehan tersebut pula lebih besar dibanding ekspektasi peningkatan ke tingkat 2.4 persen saja. Peningkatan CPI tahunan AS ini terjalin berkat peningkatan harga bensin setinggi 12.8 persen.

Sebaliknya bila memandang Core CPI AS yang tidak memperhitungkan harga BBM serta santapan, pencapaian informasi masih terletak di tingkat 0.2 persen, cocok dengan ekspektasi.

Inflasi Inti Core CPI AS Core CPI merupakan indeks harga konsumen yang tidak memperhitungkan harga santapan serta tenaga.

Pimpinan The Fed Jerome Powell sudah mensinyalkan kalau lebih cepatnya laju inflasi hendak mendesak bank sentral buat mengambil aksi dari posisi menepi- nya dikala ini. Hendak namun, para analis memperhitungkan kalau laporan CPI AS terbaru.

Perihal ini sebab parameter pengukuran inflasi AS yang lain, ialah indeks Core Personal Consumption Expenditures Price PCE belum hingga ke sasaran 2% persen yang di idamkan The Fed.

Informasi hari ini kayaknya tidak hendak mengganti kebijakan moneter The Fed, tulis High Frequency Economics.

Sebaliknya analis Chris Rupkey dari MUFG New York berkata bila luncurkan CPI dikala ini bukan berarti tidak terdapat inflasi di AS.

Tetapi dengan informasi klaim pengangguran yang masih jauh dari full- employment, hingga tekanan terhadap inflasi masih terdapat. Menjawab laporan tersebut, Indeks Dolar AS DXY senantiasa mempertahankan bullish-nya.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.