Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Inggris Tidak Menyetujui No Deal Brexit, Sterling Melesat

Inggris Tidak Menyetujui No Deal Brexit, Sterling Melesat

130
0
BERBAGI

Pasangan GBP/USD naik seputar 0.2 % sampai sampai posisi paling tinggi harian pada posisi 1.3191 dalam perdagangan session Eropa hari Kamis 4/4, sebab House of Commons pada akhirnya setuju pilih untuk tunda brexit daripada melakukan No-Deal Brexit pada tanggal 12 April akan datang.

 

Sterling pula terpantau kuat hanya terbatas dalam beberapa pasangan mata uang yang lain karena berita baik ini. Pasangan EUR/GBP sudah turun lebih dari 0.1 % ke  125.17, walau laporan Purchasing Managers’ Index untuk bidang Layanan Zone Euro tempo hari lebih baik dibanding harapan awal.

 

Pasangan GBP/JPY pula naik ke atas posisi 146.70-an dengan suport penambahan ketertarikan resiko pasar yang menyebabkan pelemahan aset-aset Safe Haven.

 

Mendekati akhir session New York pagi hari barusan, parlemen Inggris menyepakati satu mosi yang berusaha melegislasikan jalan keluar terunggul untuk hindari No-Deal Brexit pada tanggal 12 April.

 

Muatan dalam perundangan ini tidak cuma memaksa pemerintah Inggris untuk ajukan penundaan deadline brexit , tetapi pula mengijinkan parlemen untuk memastikan lama waktu penundaan itu.

 

Dengan pencapaian nada 313:312, ketetapan parlemen itu setelah itu akan diserahkan ke House of Lords di mana pengesahannya akan diresmikan dalam tempo dekat.

 

Meskipun begitu, perubahan setelah itu belum pasti positif. Kesediaan PM Theresa May untuk membuat perundingan lintas partai dalam pengaturan draft persetujuan brexit belakangan ini sudah buka peluang buat disahkannya ketentuan yang lebih lunak.

 

Tetapi, ada peluang akan diadakannya pemilu awal sebab merosotnya suport buat PM May dalam partainya sendiri. Apapun yang menolong hindari ‘Hard Brexit’ adalah perihal yang positif, kata ahli taktik mata uang Westpac, Sean Callow.

 

Tetapi, dia pula mencatat jika spekulasi berkepanjangan tentang pemilu awal dalam partai Konservatif serta prospek naik pamornya partai oposisi condong tidak baik buat Sterling sebab beberapa karena.

 

Seirama dengan Callow, Bipan Rai dari Canadian Imperial Bank of Commerce pula melihat jika menyusutnya probabilitas No-Deal Brexit sudah menggerakkan penguatan poundsterling. Tetapi, dia pula memandang relinya baru dapat tambah tinggi jika beberapa ketidakpastian lainnya telah terhapuskan.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.