Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental GBP/USD Nantikan Info Brexit

GBP/USD Nantikan Info Brexit

49
0
BERBAGI

Pasangan mata uang GBP/USD cuma naik 0.2 % ke sebesar 1.3075 pada pertengahan session Eropa hari Rabu  10/4. Meskipun launching data GDP Inggris bulan Februari 2019 tunjukkan kenaikan yang cukuplah solid.

 

Tapi aktor pasar masih tetap menantikan perubahan paling baru tentang negosiasi Inggris dalam gagasannya untuk mundur dari Uni Eropa brexit. Poundsterling pun masih sideways pada Euro, meskipun pair GBP/JPY kuat 0.25 % ke posisi 145.38.

 

Menurut laporan badan statistik Inggris, perekonomian Inggris sukses mencatat perkembangan 0.2 % MoM pada bulan ke-2 tahun . Angka itu lebih rendah dibanding kenaikan 0.5 % pada bulan pertama, tapi jauh tambah tinggi daripada perkiraan yang dibanderol pada 0.2 % saja.

 

Data itu pun sukses mengangkat laju Gross Domestic Product GDP tahunan dari 1.5 % jadi 2.0 %, walau harapan perkembangan ekonomi kuartalan masih 0.3 %. Tetapi, aktor pasar condong mengabaikannya.

 

Martin Essex dari DailyFX mencatat, Data kesempatan  memberikan indikasi jika ketidakpastian brexit cuma dikit memberatkan GDP Inggris. Tapi, untuk beberapa trader GBP, penggerak harga GBP penting dalam periode pendek adalah hasil diskusi  hari pada Inggris serta Uni Eropa tentang peluang penundaan brexit.

 

Seperti didapati, Perdana Menteri Inggris Theresa May sudah kirim permintaan untuk mengundurkan deadline brexit jadi 30 Juni.

 

Tetapi, banyak pihak memprediksi jika Uni Eropa akan memaksanya untuk ajukan pengunduran dalam periode waktu lebih lama, pada sembilan sampai dua belas bulan ke depan. Jika itu berlangsung, jadi perekonomian Inggris akan berkubang dalam ketidakpastian untuk lebih lama .

 

Selanjutnya, Essex menjelaskan, Bagi trader GBP, pertanyaan kuncinya ialah apa GBP/USD akan tembus keluar dari sebesar gerakan sempitnya sekarang  pada pas dibawah 1.30 sampai dikit diatas 1.31, tapi saat  cuma ada dikit tanda gerakan kuat mengarah manakah juga.

 

Sedang tentang data ekonomi Inggris paling baru, pun tampilkan kenaikan lebih baik dari harapan dalam produksi industri, output manufaktur, serta konstruksi.

 

Tetapi, defisit perdagangan lebih jelek dibanding perkiraan ekonom. Laju perkembangan GDP tahunan yang paling tinggi semenjak November 2017 bisa jadi karena penumpukan mendekati brexit.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.