Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental GBP Stabil Bersamaan Pemblokiran No Deal Brexit

GBP Stabil Bersamaan Pemblokiran No Deal Brexit

91
0
BERBAGI
Wads of British Pound Sterling banknotes are stacked in piles at the GSA Austria (Money Service Austria) company's headquarters in Vienna July 22, 2013. REUTERS/Leonhard Foeger

Poundsterling berupaya menjaga relinya pada rata-rata 1.2727 vs Dolar AS dalam perdagangan session New York ini hari 12/6.

 

Tidak ada agenda launching data ekonomi penting dari Inggris ini hari, tapi aktor pasar tengah menyorot usaha beberapa anggota Parlemen Inggris untuk menetapkan mosi yang dapat memblok peluang berlangsungnya No-Deal Brexit dibawah kepemimpinan perdana mentri mendatang, siapa saja alternatif Theresa May nantinya.

 

Seperti didapati, Theresa May sangat terpaksa mengundurkan diri dari jabatannya jadi Pertama Menteri Inggris karena kegagalannya mengakhiri kekalutan gagasan keluarnya Inggris dari Uni Eropa brexit.

 

Sekarang ini, partai Konservatif tengah mengumpulkan beberapa nama yang akan menukar May jadi pemimpin partai sekaligus juga perdana mentri Inggris.

 

Beberapa calon yang diperkirakan akan memenangi pertarungan itu adalah beberapa tokoh yang diketahui pro-brexit serta anti-Uni Eropa, contohnya bekas Menteri Masalah Brexit, Boris Johnson.

 

Mengakibatkan, perdana mentri mendatang di kuatirkan akan bawa Inggris keluar dari Uni Eropa demikian saja waktu deadline tanggal 31 Oktober akan datang, walau tidak ada persetujuan tersendiri di antara ke-2 daerah.

 

Walau sebenarnya, skenario No-Deal Brexit seperti itu dipandang adalah intimidasi buat kestabilan Inggris, sebab mereka akan kehilangan semua kelebihan dari perdagangan bebas lintas batas dengan beberapa negara Uni Eropa.

 

Barisan oposisi dari partai Labour direncanakan ajukan mosi yang bisa memberi penambahan kendali buat parlemen untuk memastikan waktu keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

 

Jika sukses, karena itu mosi itu diinginkan akan menahan perdana mentri mendatang -siapapun orangnya- untuk mewujudkan No-Deal Brexit waktu deadline datang pada tanggal 31 Oktober 2019. Tetapi, beberapa analis condong pesimis sebab banyak anggota parlemen yang sudah menampik pengesahan mosi sama di masa Theresa May.

 

Nampaknya adalah satu pekerjaan yang hampir tidak mungkin buat anggota parlemen untuk hentikan perdana mentri yang bersikeras ingin keluar dari Uni Eropa tanpa ada persetujuan apa pun.

 

Mekanisme parlemen tidak tawarkan jalan apa pun, serta hanya satu jalan untuk memblok ‘No Deal’ ialah mosi tidak yakin yang akan condong dijauhi oleh anggota parlemen dari partai Konservatif, kata Maddy Thimont Jack, seseorang analis dari Institute for Government.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.