Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Euro Turun, ECB Tanpa Kebijaksanaan Baru

Euro Turun, ECB Tanpa Kebijaksanaan Baru

41
0
BERBAGI

Euro diperjualbelikan melemah 0.2 % ke sebesar 1.1240 saat rapat kebijaksanaan moneter bank sentra Eropa European Central Bank/ECB malam hari  10/4.

 

Euro bahkan juga melemah pada Poundsterling dan memotong kenaikannya dalam pasangan EUR/JPY, sebab ECB tidak memberi panduan baru tentang gagasan kebijaksanaan TLTRO.

 

Dalam pertemuan pers-nya, presiden ECB, Mario Draghi, bahkan juga memandang masih tetap begitu awal untuk mengulas TLTRO.

 

Sesuai dengan harapan, ECB membiarkan suku bunga referensi masih 0.00 %, sesaat suku bunga utang 0.25 % serta suku bunga deposit -0.40 %.

 

Di luar suku bunga, pengakuan sah ECB saat rapat tidak menyentuh masalah gagasan peluncuran program TLTRO targeted long-term refinancing operations dalam beberapa waktu ke depan.

 

Oleh karenanya, aktor pasar menyimak pertemuan wartawan Draghi menjadi sumber info penting selanjutnya yang punya potensi merubah Euro dengan relevan.

 

Sayangnya, Draghi malah menyatakan jika sekarang  masih tetap begitu awal untuk mengulas gagasan program TLTRO baru yang akan diawali pada bulan September akan datang dengan tenor dua tahun itu.

 

Diluar itu, dia tidak memberi klarifikasi apa pun tentang isu aplikasi suku bunga deposit bertingkat yang tersebar semenjak minggu kemarin.

 

Skema suku bunga deposit bertingkat sudah diterapkan di Jepang serta Swiss untuk menanggulangi efek jelek dari kebijaksanaan suku bunga negatif yang sekarang pun jadi perbincangan di antara beberapa pejabat ECB.

 

Tanpa ada menyebutkan masalah isu itu, Draghi mengungkapkan jika mereka miliki banyak instrumen untuk memperlancar kebijaksanaan moneter, walau suku bunga telah negatif.

 

Dia juga mengaku perekonomian Zone Euro pada intinya masih tetap kuat, meskipun harapan inflasi menyusut bersamaan dengan merosotnya outlook perkembangan.

 

Tetapi, dia mencela aksi Presiden AS Donald Trump belakangan  yang meneror akan mengaplikasikan tarif import bari banyak produk asal Uni Eropa, sebab dipandang bisa menyusutkan keyakinan publik.

 

Seperti didapati, tempo hari, Robert Lighthizer sebagai US Trade Representative diberitakan sudah menyerahkan rincian beberapa barang Uni Eropa yang akan dikenai bea import oleh AS.

 

Produk komoditi lunak seperti keju serta Wine sampai komoditi keras seperti pesawat serta suku cadang. Sebabnya, Amerika Serikat jengkel sebab Uni Eropa memberi subsidi buat perusahaan produsen pesawat raksasa Airbus.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.