Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar Kiwi Naik Dipengaruhi Perbaikan Sentimen Bisnis

Dolar Kiwi Naik Dipengaruhi Perbaikan Sentimen Bisnis

101
0
BERBAGI

Perdagangan pasar Asia hari Rabu 26 September terpantau, Dolar New Zealand bergerak naik sebesar 0.20 % lawan Dolar AS.

 

Masuk sesi perdagangan Eropa, NZD/USD sudah melandai sampai  0.6654, tapi masih juga dalam tempat bullish. Mendekati pengumuman suku bunga bank sentra AS pada besok pagi hari, pasangan mata uang ini didukung oleh perbaikan sentimen usaha di negeri Kiwi.

 

Untuk bulan Agustus lantas, data ANZ Business Confidence sudah sempat rubuh ke posisi yang sama dengan waktu resesi April 2008.

 

Akan tetapi, data itu alami perbaikan yang begitu mencolok dari laporan bulan ini. ANZ Business Confidence terdaftar naik 12 point dari -50.3 ke -38.3, hingga memberikan indikasi cuma 38 % pegiat usaha yang memprediksi jika keadaan ekonomi tahun kedepan akan lebih buruk.

 

Saat pagi yang sama, defisit laporan keuangan Perdagangan New Zealand dilaporkan kian membengkak dari 196 Juta ke 1,484 Juta bulan Agustus. Permasalahannya, walau nilai import tidak alami pergantian, tapi jumlahnya export alami penurunan yang drastis dari 5.34 Miliar ke 4.05 Miliar.

 

Beberapa pihak mensinyalir penurunan export New Zealand ini terkait dengan perlambatan ekonomi di beberapa belahan dunia, termasuk juga di negeri partner dagang utamanya, Tiongkok, yang tengah bergumul dalam konflik dagang lawan Amerika Serikat.

 

Meskipun tanda sentimen usaha masih tetap terbenam di ruang negatif, tapi perbaikan sentimen menyebabkan tindakan short-covering di kelompok investor.

 

Hal tersebut menumpulkan akibat buruknya laporan keuangan perdagangan yang launching barusan pagi, serta menggerakkan Dolar New Zealand bergerak naik.

 

Ditambah lagi, Dolar AS condong stagnan karena banyak aktor pasar cemas jika mata uang itu malah akan turun sesudah suku bunga Fed yang akan ditambah.

 

Martin Essex dari DailyFX mengutarakan dalam catatannya pagi hari ini jika ada peluang USD akan jatuh menjadi tanggapan pada ketetapan yang bertipe ‘buy the isu, sell the fact’.

 

Bahkan juga, menurut dia, sekalinya Federal Reserve memberi tanda suku bunga AS akan dinaikkan lagi untuk bulan Desember, USD masih tetap dapat jatuh.

 

Masalahnya berdasar pada pemantauan CME FedWatch Tool, probabilitas naiknya suku bunga bulan September ini telah sampai 95 %, sedang probabilitas naiknya susulan untuk bulan Desember sudah menyentuh 79 %.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.