Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar Australia Rebound Bersamaan Launching RBA

Dolar Australia Rebound Bersamaan Launching RBA

41
0
BERBAGI

Dolar Australia naik lebih dari 0.2 % ke rata-rata 0.6815 pada Dolar AS dalam perdagangan 9/8, sesudah bank sentra Australia RBA menyaratkan akan menanti sepanjang sekian waktu sebelum merubah suku bunga.

 

Penurunan kecemasan pasar tentang interferensi nilai ganti Yuan menyusut, hingga mengangkat ketertarikan efek investor. Namun, outlook periode menengah Aussie masih susah direncanakan.

 

Barusan pagi, Gubernur RBA Philip Lowe mendatangkan forecast ekonomi yang sudah dipotong di depan parlemen Australia. Forecast itu sekarang cuma berisi harapan perkembangan GDP sebesar 2.5 % serta inflasi 1.5 % untuk tahun 2019, tambah lebih rendah dibanding forecast RBA yang dikeluarkan pada bulan Mei.

 

RBA memotong prediksi inflasi tahun 2020 serta 2021, sesaat tingkat pengangguran direvisi naik serta perkembangan upah direncanakan akan bertambah rendah.

 

Pada saat yang sama, Lowe menjelaskan pada beberapa wakil rakyat Australia tentang dibutuhkannya bukti tambahan untuk pentingnya pemotongan suku bunga. Pengakuan Lowe menahan kecemasan pasar minggu ini tentang pemotongan suku bunga RBA dalam tempo dekat.

 

Tetapi, bukti yang dibutuhkan oleh Lowe itu diduga adalah laporan ketenagakerjaan Australia untuk bulan Juli serta Agustus, hingga beberapa analis sekarang bersilang opini tentang prediksi arah gerakan AUD selanjutnya.

 

RBA mengutamakan ketergantungan pada data dalam pengakuan paling baru mereka. Mereka akan memonitor laporan ketenagakerjaan Juli serta indeks harga upah kuartal II dengan jeli untuk temukan bukti perbaikan pasar tenaga kerja.

 

Kami mengekspektasikan ke-2 laporan ini untuk menyedihkan RBA serta pasar, tegas John Bromhead. Oleh karenanya, dia mempunyai outlook bearish pada AUD untuk minggu ini serta bulan depan.

 

Selain itu, David Plank dari ANZ menjelaskan, Kami anggap pemotongan suku bunga dalam tahun ini tidak terhindar. Tetapi, kelihatannya dewan gubernur RBA ingin lihat apa stimulus memunculkan tanggapan yang melewati harapan.

 

Dengan kurangnya data konkrit yang ada tentang ini pada bulan September, karena itu pemotongan suku bunga Oktober kelihatannya lebih mungkin berlangsung. Tetapi, tiap bulan ada peluang.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.