Beranda Analisa Forex Dolar Australia Masih Lemah Bersamaan Pidato Gubernur RBA

Dolar Australia Masih Lemah Bersamaan Pidato Gubernur RBA

64
0
BERBAGI

Pasangan AUD/USD terkoreksi lebih dari pada 0.5 % ke rata-rata 0.6564 dalam perdagangan ini hari 21/5. Ketertarikan efek pasar turun karena eskalasi kemelut jalinan AS-China merambat ke teritori Antipodean.

Aussie bingung menyikapi pidato gubernur bank sentra Australia RBA Philip Lowe. Gerakan AUD/USD ke depan peluang semakin lebih dikuasai oleh data-data ekonomi Amerika Serikat yang dikeluarkan pada session New York.

Bicara dalam webinar FINSIA barusan pagi, Gubernur RBA Philip Lowe mengutarakan dengan optimistis jika skema keuangan Australia itu kuat serta mampu hadapi rintangan ekonomi yang timbuk karena epidemi COVID-19.

Tetapi, dia menjelaskan juga beberapa ketidaktetapan yang akan ditemui Australia serta dunia semasa beberapa saat ke depan.

Philip Lowe menerangkan, Cadangan likuiditas serta modal yang ada bisa ditarik bila diperlukan untuk memberikan dukungan perekonomian. Perbankan penting terus memberikan dukungan arus credit ke perekonomian.

Ditengah-tengah kepercayaan itu, Lowe masih memberi teguran mengenai beberapa ketidaktetapan yang wajar jadi perhatian.

Beberapa ketidaktetapan ini peluang akan disoroti dengan cara spesial oleh investor serta trader dalam data-data ekonomi mendatang.

Satu sumber ketidaktetapan riil ialah pergerakan kelonggaran beberapa limitasi yang dilaksanakan untuk mengatasi epidemi COVID-19 –red.

Suatu hal gawat buat kami di Australia ialah mengembalikan kepercayaan warga. Kami masih siap untuk meningkatkan pembelian obligasi lagi bila dibutuhkan. Tetapi ada batas seberapa jauh yang dapat diraih dengan kebijaksanaan moneter.

Mengejar pidato Lowe, Dolar Australia tertolak oleh posisi resistance utama pada rata-rata 0.6600 versi Dolar AS.

Beberapa analis mensinyalir sentimen pasar makin waspada dalam menyikapi eskalasi perselisihan perdagangan AS-China yang sekarang semakin makin tambah meluas juga pada jalinan dagang Australia-China.

Walau sebenarnya China adalah salah satunya tujuan export penting Australia.

Kemauan pemerintah Australia bersama-sama AS untuk menyelidik sumber virus Corona di Wuhan, China, sudah memancing reaksi keras dari Beijing.

Beberapa produk export asal Australia tidak diterima masuk China dengan fakta prosedural serta perijinan dalam beberapa waktu paling akhir, tapi banyak faksi curigai ini adalah peringatan dari Beijing pada Canberra.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.