Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Naik Bersamaan Launching Laporan PPI Maret

Dolar AS Naik Bersamaan Launching Laporan PPI Maret

32
0
BERBAGI

DXY naik 0.2 % sampai cetak posisi paling tinggi harian pada sebesar 97.13, sesudah launching data inflasi produsen pada session New York  hari 11/4 tunjukkan laju tambah tinggi dibanding harapan awal.

 

Walau masih tetap dibebani dari notulen rapat bank utama yang lebih dovish, tapi Dolar AS sukses kuat vs Euro, Sterling, serta sejumlah besar mata uang mayor yang lain.

 

US BLS memberikan laporan jika Producer Price Index PPI alami kenaikan solid 0.6 % Month over Month bulan Maret 2019, hingga mengangkat inflasi produsen tahunan dari 1.9 % jadi 2.2 % Year on Year.

 

Semenatar itu, indeks pokok Core PPI pun naik 0.3 % Month over month, lebih baik daripada kenaikan 0.1 % pada periode Februari ataupun harapan kenaikan 0.2 % yang diinginkan oleh beberapa ekonom.

 

Selanjutnya, instansi terpisah pun memberikan laporan jika data klaim pengangguran mingguan Amerika Serikat cuma naik 196k saat minggu kemarin. 

 

Adalah angka paling rendah dalam empat bulan paling akhir, serta tambah lebih baik daripada perkiraan yang dibanderol pada 211k. Resikonya, rerata klaim pengangguran empat mingguan juga alami penurunan dari 214k jadi 207k saja.

 

Ke-2 data ekonomi itu sukses mengangkat yield obligasi pemerintah AS dan indeks dolar, karena tempatnya yang tambah lebih baik daripada berita mendasar paling baru dari beberapa negara asal mata uang mayor yang lain.

 

Menurut Pablo Piovano dari FXStreet, DXY terus-terusan ikuti trend ketertarikan resiko pada umumnya, sesaat berita-berita yang selalu hadir tentang masalah perseteruan perdagangan AS-China serta AS-Uni Eropa turut berperan pada gerakan harga.

 

Pandangan yang bermacam dalam notulen FOMC mengutamakan tempat netral Fed bank sentra AS dalam beberapa waktu ke depan, walau kekuatan kenaikan suku bunga belum dapat dicabut untuk sesaat .

 

Dari bagian positif Dolar AS, kami temukan mendasar AS yang solid, daya tariknya menjadi asset safe haven, serta beda yield yang menarik vs pesaingnya, dan statusnya menjadi mata uang cadangan dunia.

 

Plus prospek netral/bullish-nya Fed yang bertemu dengan pergeseran dovish di beberapa negara G10, diekspektasikan akan mengawasi tiap-tiap koreksi Dolar AS masih dangkal untuk sesaat.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.